Sumur Warga Mengering, Bantuan Air Bersih BPBD Kembali Diserbu Warga Bubulak Bogor

BPBD Kota Bogor saat menyalurkan 8.000 liter air bersih kepada warga di wilayah RT 001/RW 012, Kelurahan Bubul
BPBD Kota Bogor saat menyalurkan 8.000 liter air bersih kepada warga di wilayah RT 001/RW 012, Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor yang terdampak kekeringan, Rabu (15/7/2026). Foto: Sekar Andini
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Warga RT 001/RW 012, Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor tampak memadati lokasi pendistribusian bantuan air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Rabu (15/7/2026) sore.

Pantauan Jabar Ekspres di lokasi, mereka datang bergantian membawa berbagai wadah untuk menampung air, mulai dari ember, jeriken, baskom, gentong hingga galon.

Antrean warga pun mengular di sekitar selang yang terhubung dengan mobil tangki

Baca Juga:Kapolres Tasikmalaya Pererat Soliditas dengan Kodim 0612, Komitmen Jaga Keamanan Wilayah BersamaKapolres Tasikmalaya Pererat Soliditas dengan Kodim 0612, Komitmen Jaga Keamanan Wilayah Bersama

Sebagian membawa satu hingga dua wadah, sementara lainnya datang menggunakan gerobak berisi belasan galon agar persediaan air di rumah dapat bertahan lebih lama.

Warga juga tampak sabar dan tertib menunggu giliran sembari saling membantu mengangkat wadah yang telah terisi penuh.

Salah seorang warga, Lenah (38), terlihat membawa tujuh galon dan tiga jeriken. Menurutnya, bantuan air bersih ini sangat membantu karena keluarganya sudah sekitar dua bulan kesulitan mendapatkan air akibat sumur yang mengering.

“Alhamdulillah ada bantuan air lagi. Kemarin juga sudah dapat, tapi memang belum cukup karena kebutuhan air di rumah banyak. Sumur juga sudah kering sejak mulai musim kemarau,” kata Lenah saat mengantre distribusi air bersih.

Sementara itu, warga lainnya, Nisa (29), tampak membawa delapan galon dan tiga ember. Ia sengaja membawa banyak wadah sekaligus agar persediaan air bersih di rumahnya dapat bertahan lebih lama.

“Kemarin Senin sudah dapat bantuan, tapi ternyata kurang, jadi sekarang bawa wadah lebih banyak. Walaupun nanti tetap harus dihemat pemakaiannya karena sumur di rumah sudah surut sekitar dua bulan terakhir,” ujar Nisa.

Meski harus mengantre, Nisa mengaku tidak keberatan. Menurutnya, waktu tunggu untuk mengisi air hanya sekitar tiga menit sehingga proses distribusi berlangsung cukup cepat.

Baca Juga:Dinda Kirana Tampil Beda di Wajah Cinta Yang Lain, Balas Dendam Asti Jadi Kunci Cerita Penuh EmosiSSH Rawang Ramaikan SIBS di Bandung, Kenalkan Layanan Medis Modern

“Antre sekitar tiga menitan, tidak lama juga. Yang penting ya sekarang bisa dapat air bersih lagi,” ucapnya.

Sebelumnya, BPBD Kota Bogor telah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 8.000 liter ke wilayah tersebut pada Senin (13/7/2026) untuk sekitar 90 kepala keluarga (KK) terdampak kekeringan.

Namun, pasokan tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan warga. Karena itu, pada Rabu (15/7/2026) sore BPBD kembali mendistribusikan 8.000 liter air bersih.

0 Komentar