Lantik Sekda Baru, Bupati Cecep: Ayo Berlari Bangun Tasikmalaya, Jaga Integritas!

Pelantikan
Bupati lantik Sekda serta puluhan pejabat di lingkungan Pemkab Tasikmalaya. Foto : Hendi
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya resmi memiliki Sekretaris Daerah (Sekda) definitif.

Bersamaan dengan itu, Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin melantik dan mengambil sumpah jabatan 56 pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas di lingkungan Pemkab Tasikmalaya di Pendopo Baru, Jumat (10/7/2026) sore.

Sorotan utama dalam pelantikan tersebut adalah dilantiknya Dr. H. Kurniawan, Ak., CA. sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya.

Baca Juga:Raih 5 Medali, Kontingen O2SN SMP Kabupaten Tasikmalaya Masuk 3 Besar Jawa BaratSekolah Alam Hayati Lahir di Tasikmalaya, Bupati Cecep Resmikan Institut Alam Rimba Puncak Suji

Sebelumnya, Kurniawan menjabat sebagai Kepala Biro Umum dan Keuangan Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Selain Sekda, Bupati juga melantik dr. Aa Ahmad Nurdin, M.M. sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, serta sejumlah camat, sekretaris kecamatan, kepala bidang, hingga kepala seksi.

Dalam sambutannya, Cecep menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar pengisian jabatan, melainkan awal dari percepatan pembangunan daerah. Ia mengaku telah mengajak Sekda baru untuk langsung “berlari” mengejar berbagai target pembangunan Kabupaten Tasikmalaya.

Menurutnya, daerah tidak memiliki banyak waktu jika ingin keluar dari posisi bawah dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Barat yang saat ini berada di peringkat ke-25 dari 27 kabupaten/kota.

“Bagi saya, everyday is Monday. Senin rapat pimpinan, Selasa sampai Kamis saya keliling kementerian di Jakarta mencari anggaran, Jumat pulang membawa berkas, Sabtu monitoring ke lapangan, Minggu hanya istirahat sebentar lalu bersiap lagi. Kalau orang lain RPM-nya 50, kita harus 100,” ujar Cecep.

Ia menegaskan ritme kerja tersebut juga harus diikuti seluruh pejabat yang baru dilantik, terutama Sekda sebagai motor penggerak birokrasi.

“Kita harus berlari. Kalau kinerjanya baik akan dilanjutkan, kalau tidak tentu akan dievaluasi. Semua akan dipantau melalui sistem e-kinerja,” tegasnya.

Baca Juga:Indonesia-Kazakhstan Bentuk Komite Bersama, Buka Peluang Investasi Industri di Kawasan Eurasia5.597 Gerakan Pangan Murah Digelar, Bapanas: Untuk Tekan Inflasi

Cecep menjelaskan, pelantikan ini merupakan hasil proses seleksi terbuka atau open bidding yang berlangsung selama sekitar tiga bulan. Tahapan seleksi baru dilakukan setelah penyusunan APBD dan DPA 2026 rampung agar roda pemerintahan tetap berjalan stabil.

“Alhamdulillah proses open bidding selesai dengan baik. Di awal tahun kami fokus menyelesaikan APBD dan DPA. Setelah semuanya stabil, baru proses seleksi jabatan dilaksanakan,” katanya.

0 Komentar