JABAR EKSPRES – Kontingen Kabupaten Tasikmalaya menorehkan prestasi membanggakan pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMP Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 yang berlangsung pada 7–9 Juli 2026 di Kota Bandung.
Para atlet pelajar berhasil membawa pulang lima medali, terdiri atas tiga medali emas dan dua medali perunggu. Raihan tersebut menempatkan kontingen Kabupaten Tasikmalaya berada di urutan 3 klasemen akhir setelah Kota Bandung dan Kabupaten Garut.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti meningkatnya pembinaan olahraga pelajar di Kabupaten Tasikmalaya, khususnya pada cabang atletik dan renang.
Baca Juga:Sekolah Alam Hayati Lahir di Tasikmalaya, Bupati Cecep Resmikan Institut Alam Rimba Puncak SujiIndonesia-Kazakhstan Bentuk Komite Bersama, Buka Peluang Investasi Industri di Kawasan Eurasia
Berdasarkan hasil perlombaan, tiga medali emas diraih oleh Elsa Lutfi Anggraeni dari SMPN 1 Leuwisari yang menjadi Juara 1 cabang atletik nomor tolak peluru putri, Nafal Raya Tri Shindid dari SMPN 1 Rajapolah yang menjadi Juara 1 renang putra gaya punggung, serta Tanisha Mersiha dari SMPN 1 Ciawi yang meraih Juara 1 renang putri gaya dada.
Sementara itu, dua medali perunggu juga berhasil dipersembahkan oleh atlet yang sama. Nafal Raya Tri Shindid meraih Juara 3 renang putra gaya kupu-kupu, sedangkan Tanisha Mersiha meraih Juara 3 renang putri gaya bebas.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya melalui Kepala Seksi Kesiswaan Bidang Sekolah Dasar, Dian Sugianto, saat dikonfirmasi Jumat (10/7/2026) menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh atlet, pelatih, dan sekolah yang telah mengharumkan nama Kabupaten Tasikmalaya di tingkat Provinsi Jawa Barat.
“Alhamdulillah, kontingen Kabupaten Tasikmalaya berhasil meraih tiga medali emas dan dua medali perunggu pada O2SN SMP tingkat Provinsi Jawa Barat. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras para siswa, pelatih, guru pendamping, serta dukungan dari sekolah dan orang tua,” ujar Dian.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan olahraga prestasi di lingkungan sekolah agar mampu bersaing hingga tingkat nasional.
“Kami berharap prestasi ini menjadi penyemangat bagi peserta didik lainnya untuk terus berlatih, mengembangkan potensi, dan berprestasi, baik di bidang olahraga maupun bidang lainnya. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan terus mendorong pembinaan yang berkelanjutan agar semakin banyak atlet pelajar Kabupaten Tasikmalaya yang mampu mengharumkan daerah di tingkat provinsi maupun nasional,” katanya.
