Bikin Satu Gedung Bergemuruh, Sanggar Tari Mutiara Cimahi Boyong Dua Gelar Bergengsi di Sayembara Ceta II

Bikin Satu Gedung Bergemuruh, Sanggar Tari Mutiara Cimahi Boyong Dua Gelar Bergengsi di Sayembara Ceta II
Bikin Satu Gedung Bergemuruh, Sanggar Tari Mutiara Cimahi Boyong Dua Gelar Bergengsi di Sayembara Ceta II
0 Komentar

“Kita cuma bertujuan, pengen nampilin yang terbaik yang bisa ngasih kesan pada orang lain, kepada penonton. Tujuan awal kita kan gitu, tapi alhamdulillah ternyata kita bisa jadi juara,” tuturnya.

Tak hanya membawa pulang gelar Juara 1, Syntya juga menerima penghargaan sebagai Koreografer Terbaik dalam ajang tersebut. Penghargaan itu, menurutnya, menjadi kebanggaan yang sama sekali tidak disangka.

“Kalau yang menjadi kebanggaan, selain kita mendapat juara satu, kita pun juga dapat juara koreograf- koreografer terbaik yang enggak disangka-sangka juga. Bisa dapat juara koreografer terbaik se-Jawa Barat di ajang Sayembara Cetak II Kebo Iwa ini,” kata Syntya.

Baca Juga:Dipicu Api dari Tungku Tradisional, Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di CineamDipicu Api dari Tungku Tradisional, Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Cineam

Ke depan, Sanggar Tari Mutiara berkomitmen terus membawa nama baik Kota Cimahi, Jawa Barat, bahkan Indonesia melalui pelestarian seni tari tradisional. Bagi mereka, kompetisi hanyalah salah satu ruang untuk berkarya.

“Harapan kita, Sanggar Tari untuk kedepannya pasti mengharumkan nama kota, kemudian mengharumkan Jawa Barat dan mengharumkan Indonesia tentunya. Karena kita ini enggak pernah berhenti dalam melestarikan seni tradisi karena kita itu selalu ada pagelaran, selalu ada perform, show tradisional,” kata Syntya.

Ia menegaskan, Sanggar Tari Mutiara tidak hanya aktif mengikuti perlombaan, tetapi juga terus membuka ruang bagi anak-anak untuk berkembang melalui berbagai pertunjukan seni.

Bagi Sanggar Tari Mutiara, panggung bukan hanya milik kompetisi. Di sela mengikuti berbagai kejuaraan, sanggar ini juga aktif mengisi beragam event dan pertunjukan. Setiap penampilan menjadi ruang bagi para penari muda untuk belajar, menunjukkan kemampuan, sekaligus bertumbuh bersama dalam proses berkesenian.

“Jadi, enggak hanya dalam kompetisi aja, tapi kita pun juga bergerak di event-event, show, menjadi wadah untuk anak-anak bisa tampil, berkembang, dan tumbuh bersama,” ujar Syntya.

Lebih lanjut, Syntya mengatakan setiap pengalaman tampil, baik di kompetisi maupun di panggung pertunjukan, memiliki nilai yang sama pentingnya. Selain mengasah kemampuan teknis, pengalaman tersebut juga menjadi bekal untuk membangun kepercayaan diri dan mental para penari saat tampil di hadapan publik.

“Selain membangun mental sebagai penari di ajang kompetisi ataupun di ajang event show,” pungkasnya. (Mong)

0 Komentar