“Terutama pada sore hingga malam hari di sebagian wilayah di Jawa Barat,” jelasnya.
Oleh sebab itu, Edi memaparkan, potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang, dapat terjadi pada skala lokal dengan durasi cukup singkat.
Dalam hal ini, BMKG pun mengimbau, supaya masyarakat dan instansi terkait untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Baca Juga:Musim Kemarau Mulai Melanda Tasikmalaya, Sawah Mengering hingga Warga Antre Air di MasjidLiburan Sekolah Makin Seru! de Braga by ARTOTEL Hadirkan Paket Menginap Plus Wisata Mulai Rp789 Ribu
“Waspadai juga cuaca yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologis, seperti hujan lebat hingga sangat lebat, angin kencang, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang,” paparnya.
Edi berpesan, agar seluruh elemen tetap tenang namun siaga, mengenali risiko di lingkungan sekitar, serta selalu memperbarui informasi cuaca dan mengikuti arahan serta protokol evakuasi dari pemerintah daerah apabila terjadi bencana.
“Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas, khususnya perjalanan darat, laut, dan udara,” pungkasnya. (Bas)
