JABAR EKSPRES – Ribuan warga dari 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan memadati Lapangan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Minggu (28/6/2026), untuk mengikuti Helaran Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.
Mengusung tema “Mapag Pajajaran Anyar”, helaran budaya tersebut menjadi simbol persatuan sekaligus semangat baru dalam membangun Kabupaten Bogor melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
Sebagai salah satu agenda puncak peringatan HJB ke-544, helaran melibatkan seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, desa, kelurahan, hingga berbagai komunitas masyarakat.
Baca Juga:ASN Kabupaten Tasikmalaya Diminta Kerja Berdampak, Wakil Bupati Dorong Maksimalkan Digitalisasi LayananProgram KASEP Disiapkan, Pemkab Tasikmalaya Targetkan Jalan Mantap Tembus 80 Persen pada 2028
Beragam atraksi budaya, seni tradisional, dan kreativitas dari setiap wilayah turut memeriahkan kegiatan yang disaksikan ribuan warga.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengatakan helaran tahun ini tidak sekadar menjadi bagian dari peringatan hari jadi daerah, tetapi juga menjadi pesta rakyat yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
“Pada hari ini kita melaksanakan helaran yang diikuti seluruh SKPD, kecamatan, desa, kelurahan, dan masyarakat. Ini menjadi bagian dari rangkaian HJB ke-544,” ujarnya.
Menurut Ajat, Pemerintah Kabupaten Bogor ingin menjadikan Hari Jadi Bogor sebagai ruang kebersamaan sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.
“Harapan Pak Bupati, kegiatan ini menjadi pesta masyarakat Kabupaten Bogor dengan melibatkan seluruh unsur dan golongan,” katanya.
Ia menambahkan, momentum Hari Jadi Bogor ke-544 juga menjadi ajang refleksi atas berbagai capaian pembangunan yang telah dilakukan pemerintah daerah, mulai dari pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Di sisi lain, pemerintah juga terus berupaya menjawab berbagai aspirasi masyarakat, terutama terkait percepatan pembangunan jalan di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor.
Baca Juga:Atlet IBCA MMA Tasikmalaya Bawa Pulang 11 Medali di Temu Tarung Garut, Bidik Emas di Porprov 2026Empat Kali Diduga Jadi Korban Asusila, Bocah di Ciampea Alami Trauma hingga Kehilangan Percaya Diri
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menjelaskan bahwa tema “Mapag Pajajaran Anyar” dipilih sebagai representasi semangat baru dalam membangun Kabupaten Bogor yang lebih maju melalui kebersamaan.
Menurutnya, keterlibatan seluruh kecamatan, desa, dan kelurahan dalam helaran menjadi bukti bahwa pembangunan Kabupaten Bogor harus dilaksanakan secara kolaboratif.
“Kabupaten Bogor lahir dari kekuatan wilayah-wilayah yang memiliki sejarah panjang. Karena itu, kolaborasi menjadi kunci untuk membangun Bogor ke depan,” tuturnya.
Yudi menambahkan, konsep Mapag Pajajaran Anyar juga mengangkat nilai-nilai persatuan dan gotong royong sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
