Dapur MBG Berhenti Beroperasi, Pesanan Tahu Perajin Cibuntu Ikut Seret

Jajang (kiri) menceritakan kondisi usahanya ke Petugas Sensus Ekonomi, Kamis (25/6). (Hendrik)
Jajang (kiri) menceritakan kondisi usahanya ke Petugas Sensus Ekonomi, Kamis (25/6). (Hendrik/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Berhentinya operasional sejumlah dapur penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai berdampak pada pelaku usaha kecil. Salah satunya dirasakan para perajin tahu di Sentra Industri Tahu Cibuntu, Kota Bandung, yang mengaku kehilangan pesanan dalam beberapa pekan terakhir.

Salah seorang perajin tahu, Jajang Saelulah, mengatakan pesanan dari dapur MBG sudah tidak lagi masuk sejak sekitar sepekan terakhir.

“Ini sudah satu minggu belum ada pesanan lagi dari dapur MBG,” katanya, Kamis (25/6).

Baca Juga:ASN Kabupaten Tasikmalaya Diminta Kerja Berdampak, Wakil Bupati Dorong Maksimalkan Digitalisasi LayananProgram KASEP Disiapkan, Pemkab Tasikmalaya Targetkan Jalan Mantap Tembus 80 Persen pada 2028

Menurut Jajang, sebelumnya ia rutin memasok tahu ke tiga dapur MBG yang menjadi pelanggannya.

“Langganan itu ada 3 dapur,” cetusnya.

Namun, ia menjelaskan bahwa kerja sama tersebut tidak pernah disertai kontrak pembelian jangka panjang. Pemesanan dilakukan secara insidental sesuai kebutuhan masing-masing dapur.

“Jadi pesanan insidentil, gak sampai kontrak misalnya kirim terus selama sebulan,” jelasnya.

Dengan berhentinya pesanan dari dapur MBG, para perajin kini kembali mengandalkan pasar tradisional sebagai saluran utama penjualan produk mereka.

Jajang berharap ada kepastian terkait keberlanjutan program MBG. Selain itu, ia juga berharap pengelola dapur dapat menjalin kerja sama melalui kontrak pembelian agar pelaku usaha memiliki kepastian dalam menjalankan usahanya.

Sementara itu, di Sentra Industri Tahu Cibuntu sendiri terdapat sekitar 140 perajin tahu. Sebagian besar telah memiliki pelanggan tetap untuk mendistribusikan hasil produksinya ke berbagai daerah.

Selain melayani distribusi, sejumlah perajin juga tetap menjual tahu secara langsung kepada masyarakat. Tak sedikit warga yang datang ke kawasan sentra industri tersebut untuk membeli tahu segar yang telah lama menjadi salah satu kuliner legendaris Kota Bandung. (son)

0 Komentar