Jabar Ekspres – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengevaluasi kendaraan dinas di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) guna memastikan tertib administrasi, kondisi kendaraan, dan kejelasan penggunaannya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengatakan pemeriksaan kendaraan dinas dilakukan untuk memantau aset daerah sekaligus menindaklanjui temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Yang pertama kita cek administrasinya dulu. Kita cocokkan BPKB, STNK dan barangnya ada atau tidak, Jangan sampai dokumennya ada tapi kendaraannya tidak ada, atau sebaliknya,” kata Ajat, Selasa (23/6/26).
Baca Juga:Skinmology Usung Standar Eropa, Tawarkan Solusi Perawatan Kulit untuk Iklim TropisPGN Siap Datangkan Pasokan Gas Bumi dari Lapangan Sengeti, Ubah Stranded Gas Jadi Energi Berkelanjutan
Dia juga menyebut, Pemkab Bogor turut mengecek kondisi kendaraan dinas guna menilai kelayakan operasionalnya.
Sebab, katanya, evaluasi ini menjadi dasar penentuan penggunaan atau penghapusan kendaraan yang tidak lagi efisien.
“Kami lihat fisiknya masih bagus atau tidak, masih layak tidak kalau kami tetap dipertahankan, masih layak digunakan atau tidak atau justru kalau dipakai terus apakah justru memang pemborosan misalnya gitu dalam pemeliharaannya,” jelas Ajat.
Ia menyebut sebanyak 81 kendaraan dinas roda empat milik Setda Kabupaten Bogor tengah diperiksa untuk memastikan kondisi serta kejelasan penggunanya.
Menurutnya, evaluasi masih terus dilakukan dan belum menemukan pelanggaran atau temuan khusus.
Kendati begitu, hasilnya dapat mendorong pengurangan kendaraan dinas yag sudah tidak efisien.
“Mudah-mudahan dari evaluasi ini akan terlihat kendaraan mana yang memang sudah tidak layak. Bisa saja kami akan merekomendasikan beberapa kendaraan misalnya sebaiknya dilelang atau tidak dipergunakan lagi. Ini kan udah langkah efisiensi,” katanya.
Baca Juga:Global Parenting Summit 2026: Peran Vital Orang Tua Merancang Masa Depan AnakG.H. Universal Bandung Raih Predikat Hotel Terbaik Nomor 1 di Dunia Versi TripAdvisor
Ajat menyebut Pemkab Bogor telah menerapkan langkah efisiensi dengan menghentikan sementara sewa kendaraan dinas dan mengoptimalkan penggunaan kendaraan operasional.
