Cimahi Bicara Kemandirian, Pengamat Bongkar Penyakit Lama: Program Ada, Keberlanjutan Lemah

Program Gerakan Pangan Murah (GPM) Cimahi (Doc. PPID Cimahi)
Program Gerakan Pangan Murah (GPM) Cimahi (Doc. PPID Cimahi)
0 Komentar

Persoalan yang selama ini terjadi justru terletak pada lemahnya keberlanjutan program yang telah dijalankan.

Pengamat Politik Unjani, Arlan Siddha, menegaskan bahwa strategi kewirausahaan merupakan pilihan yang realistis bagi Kota Cimahi, mengingat keterbatasan sumber daya yang dimiliki daerah.

Namun, ia mengingatkan bahwa berbagai program kewirausahaan sering kali berhenti pada tahap pencanangan tanpa diikuti pengelolaan dan pendampingan yang konsisten.

Baca Juga:Kemarau Mulai Berdampak, Lebih dari 1.200 Warga Bogor Alami Krisis Air BersihKorsleting Listrik Diduga Jadi Pemicu, Dua Rumah di Salawu Hangus Dilalap Si Jago Merah

“Karena banyak juga dilakukan oleh beberapa Kabupaten/Kota termasuk di Cimahi, kewirausahaan itu didorong tapi maintenance-nya kurang, sehingga akhirnya eh hanya sekadar ada, hanya sekadar menjadi jargon, tapi kemudian tidak pernah dia kontinuitas,” ujarnya kepada Jabar Ekspres.

Arlan menilai persoalan utama bukan pada lahirnya program, melainkan bagaimana pemerintah menjaga keberlangsungan program tersebut dalam jangka panjang.

Tanpa pengawasan dan evaluasi berkelanjutan, berbagai inisiatif ekonomi berpotensi tenggelam sebelum menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat maupun daerah.

“Kita lihatlah, ada beberapa yang misalnya memang masih ada beberapa yang jalan, tapi tidak sedikit yang kemudian akhirnya tenggelam,” ujarnya.

“Nah ini, maintenance ini kan tidak dibutuhkan, tidak dilakukan dalam jangka yang pendek. Tentunya adalah jangka menengah dan jangka panjang, sehingga apa yang menjadi kewirausahaan,” tutur Arlan.

Ia mencontohkan, dorongan terhadap kewirausahaan yang melibatkan pemerintah dan masyarakat harus dibarengi dengan penguatan pendampingan serta evaluasi berkelanjutan.

Menurutnya, aspek tersebut selama ini kerap menjadi titik lemah berbagai program pengembangan ekonomi daerah.

Baca Juga:Masuk Tiga Besar Fortune Asia Tenggara, Pertamina Tegaskan Komitmen Ketahanan EnergiPiala Kapolres Cup Kicau Mania Meriahkan HUT Bhayangkara ke-80, Ratusan Peserta Ramaikan 14 Kelas Lomba

“Misalnya mendorong kewirausahaan di tingkat pemerintahan, bekerja sama dengan masyarakat. Baginya, hal ini yang perlu dilakukan adalah maintenance, sehingga maintenance inilah yang bisa kita evaluasi,” tegasnya.

Arlan menambahkan, jika dijalankan secara konsisten, sektor kewirausahaan dapat menjadi salah satu sumber tambahan pendapatan bagi Kota Cimahi, meskipun kontribusinya tidak akan langsung signifikan dalam waktu singkat.

“Walaupun memang tidak signifikan tapi akan ada gitu, akan terus ada dan terbantu,” tandas Arlan. (Mong)

0 Komentar