Kampung Goyang Cileunyi Sambut Semarak HUT ke-81 RI dengan Hiasan Bernuansa Nusantara

Warga Kampung Goyang RW 19, Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menyambut Hari Ul
Warga Kampung Goyang RW 19, Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dengan menghias hampir seluruh lingkungan kampung menggunakan ornamen bernuansa Nusantara. Foto Agni Ilman Darmawan
0 Komentar

Jabar Ekspres – Warga Kampung Goyang RW 19, Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dengan menghias hampir seluruh lingkungan kampung menggunakan ornamen bernuansa Nusantara.

Ketua RW 19, Dadi Ahmad Zaki (35), mengatakan konsep perayaan Agustusan tahun ini mengangkat tema Nusantara dengan memanfaatkan berbagai bahan yang tersedia di lingkungan warga, termasuk kayu dan barang bekas.

“Ya, tema untuk Agustusan kali ini konsepnya Nusantara. Ini inisiatif dari warga semuanya, memanfaatkan bahan-bahan yang ada di sini. Salah satunya dari kayu, dari bahan-bahan bekas juga banyak yang dimanfaatkan oleh warga,” kata Dadi, Jumat (14/8/2026).

Baca Juga:Direksi Baru LKM Pancatengah Dilantik, Bupati Cecep Minta Kepercayaan Masyarakat DikembalikanBegini Kronologis Penyiksaan Handi di Sumedang, Korban Sempat Disekap di Sekre FKPPI 

Menurutnya, proses pembuatan berbagai ornamen tersebut telah dimulai sejak awal Juli 2026 dan kini telah mencapai sekitar 99 persen.

“Prosesnya sekitar dua bulanan. Dari awal Juli mulai sampai sekarang alhamdulillah sudah 99 persen, masih ada beberapa yang belum,” ujarnya.

Dadi menegaskan, pemasangan lampu dan berbagai ornamen tersebut bukan merupakan instruksi dari pemerintah, melainkan murni inisiatif warga untuk mempercantik suasana kampung, khususnya pada malam hari.

Ia menyebut konsep yang diusung juga menjadi upaya warga mengangkat kearifan lokal dan budaya Nusantara, khususnya budaya Sunda.

“Ini mengangkat kearifan lokal, budaya-budaya yang ada di Nusantara, khususnya di sini Sunda,” katanya.

Antusiasme warga pun disebut cukup tinggi. Mulai dari anak-anak, ibu-ibu hingga bapak-bapak turut terlibat dalam menghias lingkungan kampung.

“Alhamdulillah animo masyarakat di sini bagus sekali. Warga semua turun, mulai dari anak-anak, ibu-ibu, bapak-bapak, semua elemen masyarakat ikut andil dalam penyelenggaraan menghias lembur (kampung) ini,” tutur Dadi.

Menariknya, kreativitas tersebut tidak hanya menjadi hiasan lingkungan.

Baca Juga:Eduwisata Dikembangkan di Kebun Raya Bogor, Pengunjung Belajar soal TumbuhanViral Ibu Muda Ngamuk di SPBU Cipatujah, Polisi Ungkap Fakta di Balik Antrean Jeriken BBM

Seluruh empat RT di RW 19, yakni RT 01 hingga RT 04, turut berpartisipasi dan mengikuti perlombaan dengan sistem penilaian serta perolehan poin untuk menentukan juara umum.

Hampir seluruh gang di Kampung Goyang juga dihias. Setiap RT bahkan memiliki spot foto yang dapat menjadi daya tarik bagi warga maupun masyarakat yang datang berkunjung.

0 Komentar