Bandara Husein Sastranegara Kembali Layani Penerbangan Jet Komersial, Warga Sambut Antusias

Penumpang tiba di pintu kedatangan domestik di Bandara Internasional Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jumat
Penumpang tiba di pintu kedatangan domestik di Bandara Internasional Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jumat (14/8/2026). PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) kembali melayani penerbangan komersial menggunakan pesawat jet berbadan sedang pada penerbangan domestik. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, kembali melayani penerbangan jet komersial mulai Jumat (14/8/2026). Kembalinya penerbangan pesawat jet ini menjadi momentum penting setelah layanan penerbangan jet komersial berjadwal di bandara tersebut berhenti sejak Oktober 2023.

Penerbangan perdana ditandai dengan kedatangan pesawat Garuda Indonesia dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, menuju Bandara Husein Sastranegara, Bandung.

Pesawat Boeing 737-800 New Generation dengan nomor penerbangan GA334 tersebut mendarat di Bandung sekitar pukul 10.15 WIB. Kedatangannya disambut dengan prosesi water salute. Pesawat membawa 162 penumpang, terdiri dari 12 penumpang kelas bisnis dan 150 penumpang kelas ekonomi.

Baca Juga:Sambut HUT RI di Aspol Tasikmalaya, Polisi dan Warga Adu Seru Lomba TradisionalRachmat Irianto, Wajah Manusiawi Persebaya Juara

Kembalinya pesawat jet ke Husein Sastranegara mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah satunya Fadli, warga yang berasal dari Bali dan melakukan perjalanan menuju Bandung.

Menurut Fadli, keberadaan penerbangan langsung menuju Bandung memberikan kemudahan, terutama dari sisi waktu dan kenyamanan perjalanan.

“Happy banget sih. Serius, senang banget,” kata Fadli, Jumat (14/3).

Ia menilai faktor waktu sangat berpengaruh bagi masyarakat yang hendak bepergian dari Yogyakarta ke Bandung. Selama ini, perjalanan menuju Bandung dinilai cukup melelahkan karena membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

“Masalah waktu juga sangat berpengaruh. Benar, karena perjalanan itu capek,” ujarnya.

Dengan kembali dibukanya penerbangan jet di Bandara Husein Sastranegara, Fadli berharap mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah. Ia juga mengaku senang karena kini perjalanan ke Bandung dapat dilakukan dengan lebih praktis.

“Sekarang tiba-tiba bisa lebih mudah jalan-jalan. Kalau sebelumnya mungkin hanya bisa bepergian seminggu sekali atau menyesuaikan waktu, dengan adanya penerbangan langsung tentu lebih fleksibel,” tuturnya.

Bandara Husein Sastranegara sebelumnya berhenti melayani penerbangan jet komersial berjadwal sejak 29 Oktober 2023. Saat itu, penerbangan jet dialihkan ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka.

Baca Juga:Pemkab Tasikmalaya Kebut Perbaikan Jalan, Warga Diminta Ikut Menjaga agar Tak Cepat Rusak193 Warga Tasikmalaya Terima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya, Anggaran Capai Rp3,86 Miliar

Selama periode tersebut, operasional Husein Sastranegara lebih banyak digunakan untuk penerbangan pesawat propeller, penerbangan militer, serta kegiatan sekolah penerbangan.

Kini, Bandara Husein kembali membuka akses bagi pesawat jet berbadan sedang atau narrow body setelah mendapatkan persetujuan Kementerian Perhubungan.

Persetujuan tersebut diberikan setelah InJourney Airports memenuhi aspek keamanan, keselamatan, pelayanan, serta ketentuan regulasi penerbangan. Izin operasional itu tertuang dalam surat Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Nomor AU.101/17/4/DRJU.DBU-2026.

0 Komentar