SUMEDANG – Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila secara resmi membuka kegiatan pengabdian masyarakat “Digital Application for a Healthy Golden Generation” di Aula Gedung B PPBS Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor, Minggu (14/6/2026).
Acara yang mengusung semangat kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti nyata bahwa perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan yayasan dapat bersinergi menghentikan laju stunting sejak dini. Fajar Aldila menyampaikan apresiasi mendalam atas inovasi yang dihadirkan.
Menurutnya, aplikasi digital ini bukan sekadar program biasa, melainkan wujud konkret komitmen bersama menjaga kesehatan keluarga dan mewujudkan Generasi Emas Indonesia. “Kami sangat mengapresiasi kontribusi dunia pendidikan dan akademisi yang menyediakan data, riset, serta inovasi teknologi untuk mendukung percepatan penurunan stunting di Jawa Barat,” ujar Fajar Aldila dalam sambutannya sekaligus membuka acara.
Baca Juga:Menteri Brian Yuliarto Komitmen Batasi Kuota PTN, APTISI Jabar Sambut PositifDi Usia 67 Tahun, Menwa Mahawarman Terus Jaga Semangat Pengabdian
Program ini digagas oleh Yayasan Wiyata Bakti Cendekia (WBC) bekerja sama dengan Unpad. Puncak acara ditandai penyerahan plakat aktivasi secara simbolis oleh Ketua Pelaksana sekaligus perwakilan Yayasan WBC, Hasan Nur Arifin, S.Pd., M.T., kepada Wakil Bupati M. Fajar Aldila.
Penyerahan disaksikan perwakilan FMIPA Unpad beserta tim pengabdian masyarakat. Kegiatan yang melibatkan 150 anak binaan Yayasan WBC ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Ratusan orang tua dan balita mengikuti rangkaian acara secara tertib dalam beberapa gelombang.
Agenda utama meliputi pemeriksaan kesehatan dan gizi gratis, Health Talkshow bertema pencegahan stunting di 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), serta registrasi aplikasi monitoring gizi berbasis digital. Panitia menyediakan Kids Corner khusus bagi anak usia di atas satu tahun, sehingga orang tua dapat mengikuti talkshow dengan tenang tanpa terganggu.
Suasana semakin hidup dengan kehadiran bazar UMKM yang menampilkan 27 stan produk binaan yayasan, mulai dari makanan sehat bernutrisi tinggi hingga berbagai kerajinan tangan berkualitas.
Hasan Nur Arifin menjelaskan bahwa program ini merupakan pengabdian masyarakat yang holistik. “Kami memadukan kesehatan, nutrisi, teknologi, dan pemberdayaan ekonomi keluarga dalam satu kesatuan program,” ungkapnya.
