Perbaikan Pipa 400 mm di Banjar Segera Rampung, Pelanggan Ini yang Terdampak

Perbaikan Pipa 400 mm di Banjar Segera Rampung, Pelanggan Ini yang Terdampak
Perumdam Tirta Anom Banjar mendistribusikan air bersih kepada pelanggan yang terdampak perbaikan jaringan. (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kabar baik bagi warga Kota Banjar yang belakangan mengeluhkan air bersih. Perumdam Tirta Anom memastikan bahwa perbaikan gate valve (katup air) berukuran 400 milimeter yang sempat molor dari jadwal akhirnya selesai.

Pekerjaan yang sudah dimulai sejak Jumat (5/6/2026) lalu ini ternyata menemui kendala di lapangan. Alhasil, target normalisasi aliran air yang semula diprediksi pulih pada Sabtu (6/6/2026) harus mundur.

Kepala Bagian Hubungan Langganan (Kabag Hublang) Perumdam Tirta Anom, Euis Tresna Ekawati, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan ini. Ia mengakui bahwa waktu pengerjaan lebih lama dari perkiraan awal.

Baca Juga:Pemerintah Hentikan Penyaluran Minyakita untuk Bantuan Pangan, Fokus ke Pasar RakyatKemenperin Dorong Industri Manufaktur Lebih Agresif Menembus Pasar Global

“Prediksi sebelumnya hari Sabtu akan kembali normal tapi ternyata ada kendala namun akhirnya bisa diselesaikan,” ungkap Euis, Selasa (9/6/2026).

Selama proses perbaikan yang memakan waktu hampir satu pekan ini, Perumdam Tirta Anom tidak tinggal diam. Euis menjelaskan bahwa tim teknis dan distribusi terus bekerja keras mengalirkan air bersih ke wilayah terdampak. Bahkan, proses distribusi dilakukan hingga larut malam agar kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.

“Sejak hari Jumat pekan lalu, kami mendistribusikan air bersih kepada pelanggan terdampak bahkan hingga malam hari. Kendala di lapangan menjadi resiko karena perbaikannya cukup sulit,” tutur Euis.

Lantas, wilayah mana saja yang terdampak selama proses perbaikan ini? Berdasarkan informasi resmi dari manajemen Perumdam, berikut daerah yang mengalami gangguan pasokan: Desa Balokang, Neglasari, Cibeureum, Jajawar, Binangun, Sukamukti, sisi kanan Jalan Raya Cimaragas Kelurahan Situbatu, Kelurahan Banjar, dan Perumahan Sumanding Raya Kelurahan Mekarsari.

Euis menegaskan bahwa sejak awal pihaknya sudah melakukan langkah antisipasi dengan mengimbau warga untuk menampung air. Namun, karena durasi perbaikan lebih panjang, manajemen tetap meminta maaf.

“Sebagai langkah antisipasi sebelumnya, warga memang telah diimbau untuk menampung air secukupnya,” terang Euis.

Setelah gate valve 400 mm tersebut berhasil diperbaiki, tim langsung melakukan proses normalisasi pipa.

Baca Juga:Taruna Akpol Angkatan 59 Asah Kemampuan Lapangan di Polres TasikmalayaKenaikan Harga Kedelai Masih Menekan Pengusaha Tahu-Tempe di Cianjur

“Warga yang selama beberapa hari harus bergantian mendapatkan pasokan atau bahkan merasakan kekeringan air, diharapkan bisa segera bernapas lega. Kami tetap berusaha untuk menjaga pelayanan maksimal kepada pelanggan,” katanya. (CEP)

0 Komentar