JABAR EKSPRES – Program Kredit Usaha Rakyat Daerah (KURDA) nol persen yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya dipastikan akan menyasar seluruh desa di Kabupaten Tasikmalaya. Program ini dibuka bagi pelaku usaha pemula dari berbagai jenis usaha, bahkan bagi warga yang baru akan memulai usaha kecil sekalipun.
Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, saat dikonfirmasi belum lama ini menegaskan bahwa masyarakat yang belum memiliki modal usaha dapat memanfaatkan program tersebut dengan proses pengajuan yang relatif mudah.
“Apapun jenis usahanya bisa mengusulkan. Misalnya ada yang ingin jualan cilok tapi belum punya modal, silakan mengajukan melalui program KURDA ini,” kata Asep.
Baca Juga:Operasi Patuh Lodaya 2026 Segera Dimulai, Pelat Nomor 'Nyeleneh' Sasaran Utama Tilang ElektronikTrotoar hingga Bahu Jalan Dikuasai PKL, Pemkab Segera Tata Singaparna yang Semrawut
Menurutnya, proses pengajuan diawali dari pemerintah desa. Calon penerima manfaat cukup meminta surat keterangan dari desa sebelum usulannya diteruskan ke dinas terkait. Selanjutnya, dinas akan melakukan verifikasi sekaligus pembinaan kepada para calon pelaku usaha.
Asep menjelaskan, calon penerima manfaat harus memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) serta melengkapi sejumlah persyaratan administrasi. Namun, pemerintah daerah memastikan seluruh persyaratan dibuat sesederhana mungkin agar mudah diakses masyarakat.
Tak hanya itu, seluruh biaya administrasi selama proses pengajuan pinjaman juga akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.
“Semua biaya administrasi ditanggung oleh Pemkab. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir mengeluarkan biaya tambahan saat mengajukan program ini,” ujarnya.
Pemkab Tasikmalaya menargetkan rata-rata 20 pelaku usaha pemula di setiap desa dapat menerima manfaat program tersebut. Karena itu, pemerintah desa diminta aktif melakukan sosialisasi agar masyarakat mengetahui dan memanfaatkan program unggulan tersebut.
“Kami targetkan sekitar 20 orang per desa. Pemerintah desa harus ikut menyosialisasikan agar program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.
Diketahui, KURDA nol persen resmi diluncurkan bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 pada 20 Mei lalu. Program tersebut menjadi salah satu janji politik Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin dan Wakil Bupati Asep Sopari Al Ayubi saat Pilkada yang kini mulai direalisasikan.
Baca Juga:Kampung Naga Ditutup Tiga Bulan, Sejumlah Destinasi Alternatif Bisa Jadi PilihanGandeng Konsorsium Korea Selatan Siapkan Nakes Indonesia Berstandar Global
Program yang sempat dikenal masyarakat sebagai “Kredit Anti Rentenir” atau “Pinjaman Anti Bank Emok” itu kini hadir dengan nama KURDA nol persen sebagai solusi permodalan bagi masyarakat kecil dan pelaku UMKM.
