JABAR EKSPRES – Jalan licin, berlubang, dan minim penerangan menjadi pemandangan sehari-hari di ruas Jalan Celak-Sodong, Kecamatan Gunung Halu, hingga kini belum tersentuh perbaikan.
Kondisi jalan tersebut dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Kerusakan yang terjadi selama bertahun-tahun membuat aktivitas masyarakat terganggu, terutama saat musim hujan.
Warga Desa Celak, Wawan Supanda (68), mengatakan kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung hampir satu dekade. Selama itu pula warga harus menghadapi kondisi jalan yang semakin memburuk tanpa adanya perbaikan yang signifikan.
Baca Juga:DPRD KBB Cup Kembali Ramaikan HUT Bandung BaratPolisi Amankan Pelaku Penganiayaan Maut di Cipeundeuy Bandung Barat
“Sudah hampir 5 tahun lebih kondisinya rusak. Sampai sekarang belum ada perbaikan yang benar-benar menyeluruh,” ujarnya saat ditemui, Rabu (3/6/2026).
Menurutnya, ruas jalan tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat untuk menjalankan berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, berdagang hingga mengakses layanan pendidikan dan kesehatan.
“Jalan jadi lebih berbahaya saat hujan turun. Permukaan jalan yang rusak dan licin bikin pengendara harus ekstra hati-hati ketika melintas,” katanya.
Ia mengaku sering menyaksikan pengendara sepeda motor terjatuh akibat kehilangan kendali. Tidak sedikit pula pengendara dari luar daerah yang mengalami kecelakaan karena tidak mengetahui kondisi jalan tersebut.
“Kalau hujan jalannya sangat licin. Banyak pengendara yang jatuh, terutama motor. Yang dari luar daerah juga sering kaget karena jalannya rusak,” katanya.
Selain kerusakan jalan, minimnya penerangan jalan umum menjadi persoalan lain yang dikeluhkan warga. Pada malam hari, kondisi jalan yang gelap dinilai semakin meningkatkan risiko kecelakaan.
Menurut Wawan, masyarakat berharap pemerintah daerah tidak hanya memperbaiki jalan, tetapi juga melengkapi fasilitas penerangan agar pengguna jalan merasa lebih aman.
Baca Juga:Surplus Perdagangan Indonesia Menyusut, Ekspor Nonmigas Jadi PenyelamatEkspor Timah Babel Turun 30,95 Persen, Komoditas Nontimah Mulai Tunjukkan Daya Tahan
“Kalau malam gelap sekali. Kami berharap selain jalan diperbaiki, penerangan juga diperhatikan,” tuturnya.
Keluhan serupa disampaikan Agus, salah seorang pengendara sepeda motor yang rutin melintasi ruas Jalan Celak-Sodong. Ia mengaku selalu merasa khawatir setiap kali melewati jalur tersebut, terlebih saat hujan mengguyur.
Menurut Agus, banyak lubang dan permukaan jalan yang tidak rata sehingga memaksa pengendara mengurangi kecepatan secara drastis.
