Menurutnya, apabila ditemukan kebutuhan perpindahan jaringan pada layanan publik tertentu, tim teknis akan membantu proses migrasi agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan.
“Kami sudah memetakan ISP yang digunakan masing-masing OPD. Jika ada yang perlu dipindahkan ke jaringan baru, kami akan fasilitasi supaya tetap terkoneksi,” ujarnya.
Tak hanya layanan pemerintahan, sektor perbankan dan berbagai layanan vital lainnya juga menjadi fokus pengamanan selama proses penataan berlangsung.
Baca Juga:Terekam CCTV Saat Bobol Toko, Spesialis Pencuri di Sukaraja Tasikmalaya Akhirnya Dibekuk PolisiKing Kobra Masuk Garasi Rumah Warga di Parung Panjang, Damkar Turun Tangan
Untuk mengantisipasi gangguan teknis, tim operasional dan teknisi disiagakan selama 24 jam penuh guna memantau kondisi jaringan serta merespons cepat apabila terjadi kendala di lapangan.
Program penataan tahap pertama dimulai dari kawasan Jalan Asia Afrika dan Jalan Sunda, kemudian berlanjut ke koridor Tamblong–Veteran serta Merdeka–Lembong–Tamblong. Secara keseluruhan, penertiban akan mencakup 36 ruas jalan dan ditargetkan berlangsung hingga 18 Juni 2026.
Setelah tahap awal selesai, Pemkot Bandung akan melanjutkan program serupa pada Juli 2026 dengan menyasar tambahan 13 ruas jalan sebagai bagian dari upaya penataan infrastruktur utilitas dan peningkatan estetika kawasan perkotaan. (Dam)
