JABAR EKSPRES – Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) menghadapi tantangan besar di tengah tekanan ekonomi global, kenaikan biaya produksi, hingga isu keberlanjutan lingkungan.
Menjawab situasi tersebut, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perkumpulan Pengusaha Air Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA) Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten (JDB) resmi dikukuhkan melalui Musyawarah Daerah (Musda) I di Hotel Sutan Raja, Soreang, Bandung, Kamis (21/5/2026).
Musda yang dihadiri lebih dari 150 anggota itu menjadi langkah strategis untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus mempercepat transformasi industri AMDK menuju praktik usaha yang berkelanjutan.
Baca Juga:240 Siswa SMA Al Ma’soem dan 91 Santri PSAM Resmi Dilepas, Sejumlah Lulusan Tembus Kampus Luar Negeri15 Warga Terdampak Abu Semen PT Mortar Kemang Dilarikan ke Puskesmas, Warga: Abunya Berasa di Tenggorokan
Ketua Umum AMDATARA, Karyanto Wibowo, menegaskan industri AMDK saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari pengelolaan sumber daya air, peredaran produk ilegal, hingga tuntutan penerapan ekonomi sirkular.
“Industri AMDK saat ini dihadapkan pada tantangan pengelolaan sumber daya air, pengawasan terhadap produk ilegal, serta percepatan implementasi ekonomi sirkular. Di sisi lain, dinamika global juga berdampak pada kenaikan biaya energi, bahan baku, dan gangguan rantai pasok,” ujarnya.
Menurut dia, kondisi tersebut menuntut pelaku industri agar lebih adaptif, efisien, dan inovatif dalam menjaga keberlanjutan usaha.
“Kami berharap DPD AMDATARA JDB ini dapat menjadi contoh soliditas organisasi di daerah,” katanya.
Untuk menjawab tantangan tersebut, AMDATARA mendorong sejumlah agenda strategis, antara lain penguatan kepatuhan terhadap standar BPOM dan SNI, implementasi ekonomi sirkular dan Extended Producer Responsibility (EPR), peningkatan ketahanan rantai pasok, serta penguatan pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten sendiri menjadi salah satu kontributor terbesar industri AMDK nasional.
Karena itu, penguatan organisasi di kawasan tersebut dinilai penting untuk menjaga kualitas produk sekaligus keberlanjutan lingkungan.
Baca Juga:Pertamina Goes to Campus 2026 Resmi Dimulai, Tantang Mahasiswa Hadirkan Inovasi EnergiRemaja 18 Tahun Curi Kabel di Ciseeng Bogor, Sempat Dihajar Massa Sebelum Dimediasi
Dalam Musda tersebut, AMDATARA juga resmi mengukuhkan kepengurusan DPD periode 2026–2031. Zainal Abidin dari PT Tirta Investama dipercaya sebagai Ketua DPD AMDATARA JDB.
Ia didampingi Aryanto dari CV Aditya Tirta Mandiri sebagai Wakil Ketua, Anda Juanda dari PT Tirta Gracia Semesta Mandiri sebagai Sekretaris, dan Oki Setiawan dari PT Patisa Chakra Mandiri sebagai Bendahara.
