JABAR EKSPRES – Hani Hanifa Humanisa, ibu dari jurnalis Republika Thoudy Badai Rifanbillah, mengaku mulai lega setelah berhasil melakukan panggilan video langsung dengan putranya yang kini berada di Turki usai dibebaskan dari penahanan.
Hani mengatakan, komunikasi melalui video call terjadi pada malam hari sekitar pukul 21.30 WIB. Momen tersebut menjadi kabar yang sangat menenangkan bagi keluarga setelah beberapa hari diliputi kecemasan.
“Video call langsung dan kabar dari Thoudy itu malamnya sekitar jam 21.30 (WIB) waktu kita. Itu benar-benar tidak menyangka. Kita bisa yakin bahwa Thoudy selamat karena langsung ngobrol, dengar suaranya, dan lihat wajahnya melalui video call,” ujarnya saat ditemui di kediamannya, Jumat (22/5/2026).
Baca Juga:IKA Jurnalistik UIN Bandung Kecam Penangkapan Thoudy Badai oleh Israel, Desak Pemerintah Tempuh DiplomasiBupati Bandung Kecam Penangkapan Warga Cicalengka oleh Israel, Minta Pemerintah Pusat Tempuh Diplomasi
Menurut Hani, saat itu Thoudy menghubungi keluarga menggunakan nomor Turki milik staf KJRI yang mendampingi para relawan.
“Dia di Turki menggunakan nomor staf. Ketika saya tanya, ‘Ini pakai nomor siapa?’ karena nomornya nomor Turki, dia bilang pakai HP staf KJRI,” katanya.
Meski berhasil berkomunikasi langsung, Hani menyebut percakapan mereka tidak berlangsung lama karena kondisi yang terbatas. Saat itu, kata dia, telepon digunakan bergantian oleh para relawan untuk menghubungi keluarga masing-masing.
“Tidak banyak cerita ya, karena dia mungkin juga sedang excited ingin mengabarkan saja. Jadi cuma say hello, menanyakan kabar. Katanya juga sedang antre, jadi HP itu dipakai untuk semua relawan yang ingin menghubungi keluarganya,” tuturnya.
Ia menambahkan, suasana percakapan berlangsung hangat dan santai meski singkat.
“Cuma poin-poinnya saja, say hello, nanya kabar, ketawa-ketawa, tidak banyak bicara,” katanya.
Dalam video call tersebut, pihak keluarga melihat kondisi Thoudy tampak sehat secara fisik. Namun, ada anggota keluarga yang sempat memperhatikan cara berjalan Thoudy terlihat sedikit pincang.
“Yang kelihatan sih sehat secara fisik. Cuma ada keluarga yang notice, ‘Itu kenapa ya kaki Thoudy seperti pincang jalannya?’ Saya sendiri tidak terlalu notice ke sana. Mudah-mudahan cuma kelihatannya saja,” ujarnya.
Baca Juga:Ibu Jurnalis Republika Asal Cicalengka Berharap Diplomasi Pemerintah Usai Putranya Diduga Ditahan IsraelAPI Jabar Kecam Dominasi Global Amerika yang Melindungi Penjajah Israel
Meski demikian, keluarga memilih tidak berspekulasi dan masih menunggu hasil pemeriksaan medis terhadap para relawan.
