“Kita juga masih menunggu hasil visum dari rumah sakit yang saat ini mungkin menangani relawan pada umumnya. Jadi tidak ingin berspekulasi. Kita berharap tidak ada kekerasan fisik seperti yang dijelaskan Pak Dio,” katanya.
Setelah mendapat kabar langsung dari putranya, Hani mengaku kondisi psikologis keluarga mulai lebih tenang dibanding sebelumnya.
“Sedikit. Ya mungkin sekitar 85 persen,” ucapnya.
Terkait kepulangan Thoudy ke Indonesia, Hani mengatakan awalnya para relawan direncanakan langsung pulang dari Turki pada hari itu. Namun rencana tersebut mengalami penundaan karena sejumlah relawan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga:IKA Jurnalistik UIN Bandung Kecam Penangkapan Thoudy Badai oleh Israel, Desak Pemerintah Tempuh DiplomasiBupati Bandung Kecam Penangkapan Warga Cicalengka oleh Israel, Minta Pemerintah Pusat Tempuh Diplomasi
“Sebenarnya rencana awalnya hari ini sudah pulang dari Turki. Dari pihak Sumud Flotilla juga sudah merencanakan begitu. Cuma ketika proses penyambutan dari Israel ke Turki, mereka ngobrol-ngobrol dan ternyata banyak kondisi fisik relawan yang memprihatinkan,” tuturnya.
Ia menduga ada pertimbangan medis maupun hukum yang membuat proses pemulangan ditunda sementara waktu.
“Katanya diperlukan pemeriksaan fisik untuk mereka sebagai bukti atau apa, jadi mungkin itu salah satu alasan penundaan,” ujarnya.
Meski demikian, keluarga hingga kini belum mengetahui pasti kapan Thoudy akan kembali ke Bandung.
“Kalau ke Bandung belum tahu. Nanti kalau sudah ada informasi, kemungkinan akan dijemput di bandara di Jakarta,” katanya.
Saat ditanya kemungkinan Thoudy kembali menjalankan peliputan di wilayah konflik setelah kejadian ini, Hani mengaku belum ingin memikirkan hal tersebut.
“Aduh, untuk sekarang saja saya sudah stres dengan berita-berita seperti ini. Saya tidak mau menambah stres memikirkan nanti bagaimana. Sekarang saya ingin menikmati kepulangannya dulu,” ujarnya.
Baca Juga:Ibu Jurnalis Republika Asal Cicalengka Berharap Diplomasi Pemerintah Usai Putranya Diduga Ditahan IsraelAPI Jabar Kecam Dominasi Global Amerika yang Melindungi Penjajah Israel
Ia mengatakan keputusan terkait langkah selanjutnya akan dibicarakan setelah Thoudy tiba di Indonesia.
“Aksi selanjutnya nanti bisa kita lihat ketika Odi sudah sampai di sini dan menyampaikan sendiri,” katanya.
Hani juga mengapresiasi respons pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Luar Negeri, dalam proses pembebasan dan pemulangan para relawan.
“Ada satu staf dari Kemenlu yang menghubungi saya dan menyampaikan respons positif. Mereka juga mengatakan akan melakukan hal-hal yang memang seharusnya dilakukan. Saya mengapresiasi upaya itu dan berharap negosiasi apa pun yang dilakukan membuahkan hasil,” tuturnya.
