Disnakertrans Jabar Fokus Cetak SDM Siap Usaha Lewat Pelatihan Berbasis Keterampilan

Disnakertrans Jabar Fokus Cetak SDM Siap Usaha Lewat Pelatihan Berbasis Keterampilan
Pelatihan kerja yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jawa Barat. (Mong)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Program pelatihan kerja yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jawa Barat mendapat perhatian dari Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, Rafael Situmorang.

Ia menilai pelatihan keterampilan seperti tata boga dan barista dapat menjadi bekal awal bagi masyarakat untuk membangun usaha mandiri.

Menurut Rafael, pelatihan kerja tidak cukup hanya memberikan materi teori. Peserta, kata dia, harus memiliki kemampuan dasar yang bisa langsung diterapkan setelah program selesai.

Baca Juga:Jelang Idul Fitri, Disnakertrans Jawa Barat Buka Posko Aduan THRTak Terima Penetapan UMSK, Buruh Geruduk Kantor Disnakertrans Jabar

“Harapannya peserta-peserta pelatihan punya skill, baik skill tata boga maupun barista. Setelah selesai pelatihan ini mereka bisa punya usaha sendiri, mandiri, dan mudah-mudahan dapat meningkatkan taraf hidup mereka,” kata Rafael saat ditemui di Cimahi, Jum’at (22/5/26).

Ia juga menyinggung pentingnya dukungan permodalan bagi pelaku usaha kecil yang baru memulai usaha. Rafael berharap lembaga perbankan dan pihak terkait ikut memberi ruang bagi usaha mikro dan kecil untuk berkembang.

“Kemarin saat pembukaan ada Bank Jabar. Mudah-mudahan bisa melirik usaha-usaha kecil seperti ini. Jangan hanya fokus ke usaha besar saja. Yang kecil juga harus didorong supaya bisa berkembang,” ujarnya.

Rafael mengatakan, keterampilan dasar menjadi modal penting agar masyarakat mampu bersaing di tengah dunia usaha yang semakin kompetitif. Dengan kemampuan yang dimiliki sejak awal, peserta pelatihan diharapkan tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu membuka peluang usaha baru.

Peserta pelatihan tersebut merupakan warga yang mendaftar melalui proses seleksi terbuka yang dilakukan Disnaker Jawa Barat. Program itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan angka pengangguran melalui pelatihan berbasis keterampilan kerja.

“Yang penting mereka punya skill awal dulu. Dengan bekal itu, mereka diharapkan punya daya saing dengan usaha-usaha lain yang sudah lebih besar,” kata dia menutup. (Mong)

0 Komentar