JABAR EKSPRES – Satpol PP Kabupaten Bogor masih menemukan sejumlah dugaan tambang bandel tang nekat beroperasi, meski aktivitas tambang di Parung Panjang, Cigudeg, dan Rumpin resmi dihentikan sementara.
Untuk itu, tim gabungan pun terus diterjunkan untuk menyisir lokasi-lokasi rawan aktivitas tambang ilegal.
Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, Cecep Imam Nagarasid menegaskan, penghentian aktivitas tambang hingga saat ini masih mengacu pada surat edaran Gubernur Jawa Barat yang belum dicabut.
Baca Juga:Tambang Ilegal di Parung Panjang Dilaporkan ke Kejari Bogor, Kerugian Negara Ditaksir Rp49,4 MiliarDemul Batasi Tambang Parungpanjang hingga Akhir 2025, Produksi Dipangkas 50 Persen
“Tambang Parung Panjang kita sikapi berkaitan dengan edaran dari Gubernur untuk menghentikan seluruh aktivitas tambang di Parung Panjang, Cigudeg, dan Rumpin, sampai saat ini surat tersebut masih dipedomani,” ujar Cecep, Kamis (21/5/2026).
Cecep menegaskan, kewenangan membuka kembali aktivitas tambang bukan berada di tangan Pemerintah Kabupaten Bogor. Menurutnya, keputusan sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Karena itu, Satpol PP Kabupaten Bogor memilih fokus melakukan pengawasan bersama tim gabungan guna memastikan tidak ada aktivitas tambang ilegal yang tetap berjalan diam-diam di lapangan.
“Kalau ada pelanggaran, kita melaporkan ke ESDM Provinsi. Kalau di lapangan memerlukan kita, kita siap membantu,” katanya.
Satpol PP juga membantah isu yang menyebut Pemkab Bogor berupaya membuka kembali tambang yang saat ini masih ditutup sementara.
Cecep memastikan, Bupati Bogor hanya menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Bukan Pak Bupati yang mengambil kebijakan membuka tambang. Pak Bupati hanya menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Pak Gubernur untuk dipertimbangkan,” jelasnya.
Baca Juga:Ketua DPRD Kabupaten Bogor Yakin Pemkab Bisa Temukan Solusi Masalah Jalur Tambang ParungpanjangDishub Kabupaten Bogor Bakal Tambah Jumlah Personil di Parungpanjang Cegah Truk Tambang
Meski penutupan masih berlaku, laporan dugaan aktivitas tambang di wilayah Rumpin disebut masih terus bermunculan.
Menindaklanjuti laporan itu, Satpol PP langsung menurunkan anggota ke lapangan untuk melakukan pengecekan.
“Hari ini anggota sedang mengecek di Rumpin karena ada informasi masih ada aktivitas, nanti setelah ada laporan baru bisa dipastikan,” tutupnya.
