Kirab Budaya Napak Tilas Padjajaran Selesai, Binokasih Mulang Salaka Dikembalikan

Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun
Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun Sumedang pada Senin (18/5/2026). (Yanuar Baswata/Jabar Ekspres)
0 Komentar

Pada Minggu (17/8/2026) malam, Peuting Munggaran Milangkala Tatar Sunda pun berlangsung dengan pertunjukan kolosal kebudayan di Gedung Sate.

Menurut KDM, tingginya antusiasme masyarakat sepanjang perjalanan kirab menjadi bukti kuat, jika Budaya Sunda masih memiliki tempat penting di tengah masyarakat Provinsi Jawa Barat.

“Kalau dihitung, masyarakat yang hadir menyambut kirab ini jumlahnya sudah jutaan orang. Ini peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya di Jawa Barat,” bebernya.

Baca Juga:Jateng Dinilai Paling Siap dalam Mendukung Program 3 Juta RumahDigitalisasi Arsip Jadi Tantangan Serius, FISIP Unpas Siapkan Mahasiswa Hadapi Era AI dan Paperless

Spirit ini, ujar KDM harus dijaga dan dijadikan energi untuk membangun daerah. Oleh sebab itu, menurutnya momentum budaya tersebut perlu diikuti dengan pembenahan tata ruang.

Kemudian kebersihan lingkungan, arsitektur kawasan, serta penguatan identitas daerah, terutama di sekitar situs budaya dan keraton.

“Seluruh daerah ke depan harus jauh lebih baik. Kebersihan lingkungannya harus ditingkatkan, penataan kotanya diperkuat, branding daerah dikembangkan, dan estetika kawasan harus dijaga,” ujarnya.

KDM menilai, meski antusiasme masyarakat dalam Kirab Tatar Sunda cukup tinggi, namun menurutnya jangan dulu berespektasi terlalu jauh terhadap dampak yang akan dirasakan.

“Jangan dulu berpikir wisata, jangan dulu berpikir hasil. Tata dulu lembur kita, tata kota kita. Setelah itu, hikmah dan manfaatnya akan datang,” imbuhnya.

“Pentingnya menjaga keselarasan pembangunan di kawasan sekitar keraton, agar tidak menghilangkan identitas historis dan nilai budaya yang diwariskan leluhur Sunda,” pungkas KDM. (Bas)

0 Komentar