KDS Genjot Penanganan Banjir dan Sampah, Pemkab Bandung Libatkan Semua Pihak Lewat Strategi Pentahelix

KDS Genjot Penanganan Banjir dan Sampah, Pemkab Bandung Libatkan Semua Pihak Lewat Strategi Pentahelix
Bupati Bandung Dadang Supriatna. (ist)
0 Komentar

Untuk penanganan jangka panjang, Pemkab Bandung juga tengah menyiapkan program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Program tersebut saat ini sudah masuk dalam nota kesepahaman bersama pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk kawasan Bandung Raya.

Menurut Kang DS, sistem pengolahan sampah modern seperti yang diterapkan di Singapura dan Belanda menjadi salah satu referensi dalam pengembangan PSEL di Kabupaten Bandung.

Baca Juga:Krisis Sarimukti Memanas, Warga Ancam Blokade Truk Sampah Bandung Raya ke Bandung BaratBandoeng 10K Jadi Motor Sport Tourism, Farhan Sebut Bagian Strategi Pembangunan Kota Bandung

“Kami sudah melihat langsung bagaimana sampah bisa diolah menjadi energi listrik bahkan energi panas. Karena itu saya optimistis program ini bisa menjadi solusi jangka panjang,” tuturnya.

Di sisi lain, Pemkab Bandung juga terus mempercepat penanganan banjir, khususnya di wilayah Bandung Selatan.

Kang DS menjelaskan, secara geografis Kabupaten Bandung berada di kawasan cekungan Bandung Purba yang menjadi daerah tampungan air dari sejumlah wilayah sekitar.

Meski area genangan banjir disebut telah berkurang dari sekitar 4.500 hektare menjadi 1.500 hektare, ancaman banjir masih cukup tinggi akibat sedimentasi sungai dan kerusakan kawasan hulu.

Ia menyebut sedimentasi di kawasan muara Sungai Citarum, terutama wilayah Tegalluar, saat ini sudah mencapai hampir 10 juta meter kubik.

“Kalau normalisasi sungai tidak segera dilakukan, potensi banjir saat hujan deras akan terus terjadi,” katanya.

Pemkab Bandung bersama pemerintah pusat saat ini juga tengah menyiapkan sejumlah proyek penanganan banjir, di antaranya pembangunan danau retensi di Tegalluar dan Sukamanah Rancaekek, serta normalisasi Sungai Cisunggalah.

Baca Juga:Harga Daging Sapi di Bandung Naik, Wali Kota Farhan Sebut Dipicu Kenaikan Bibit Impor dan Pakan TernakBupati Bandung Lepas Kloter Terakhir, 141 Jemaah Haji Lansia dan Perempuan Berangkat ke Tanah Suci

Kang DS mengatakan usulan tersebut telah mendapat persetujuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dengan nilai anggaran sekitar Rp151 miliar melalui skema multi-years.

“Pak Menteri PU sudah menyampaikan kesiapan untuk mendukung. Sekarang tinggal pembahasan teknis bersama BWS dan Dinas PUTR,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Bandung Ruli Hadiana mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan evaluasi terhadap 176 TPS3R yang tersebar di Kabupaten Bandung. Dari jumlah tersebut, sekitar 76 TPS3R masih aktif beroperasi.

Menurut Ruli, DLH juga tengah memetakan kebutuhan armada, kapasitas pengolahan, hingga kebutuhan sumber daya manusia agar pengelolaan sampah lebih maksimal.

0 Komentar