Puncak Kirab Tatar Sunda di Bandung: Ragam Kesenian Ditampilkan hingga Warga Pingsan

Puncak Kirab Tatar Sunda di Bandung: Ragam Kesenian Ditampilkan hingga Warga Pingsan
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menunggangi kuda saat gelaran Kirab Panji Mahkota Binokasih di Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (16/5). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kirab dimulai dari Kiara Artha Park Kota Bandung, Sabtu (16/5/2026). Gubernur Dedi Mulyadi memberangkatkan kirab sekitar pukul 19.40 WIB.

Kemudian, Gubernur tiba di Gedung Sate sekitar pukul 20.50 WIB. Selepas turun dari kuda, gubernur langsung duduk bersimpuh dan terlihat seperti memanjatkan doa.

Gubernur kemudian menaiki panggung setelah sesi penurunan Mahkota. Dari atas panggung, Gubernur menyapa masyarakat termasuk rombongan kirab.

Baca Juga:Malam Ini Puncak Kirab Milangka Tatar Sunda, Seniman Luar Daerah Ikut MeramaikanJelang Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026, KAI Bandung Minta Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun

Acara kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan beberapa kesenian. Penampilan kesenian tidak hanya dari tanah Jawa Barat. Tapi juga luar daerah. Termasuk di antaranya Reog Ponorogo.

Acara di Jalan Diponegoro itu berlangsung meriah. Antusiasme masyarakat juga cukup tinggi.

Sejak sore, masyarakat juga mulai memadati kawasan panggung yang ada di samping Gedung Hotel Pullman itu. Makin malam makin padat.

Dari pantauan Jabatan Ekspres, sejumlah warga juga sampai ada yang pingsan di lokasi. Setidaknya ada satu warga perempuan yang sampai ditandu melompati pagar karena terbatasnya akses dampak dari penuhnya pengunjung.

Kepala Diskominfo Jawa Barat Adi Komar menjelaskan, warga yang pingsan juga telah ditangani petugas. “Kami siaga ambulans dan petugas. Rumah sakit rujukan juga sudah siap,” cetusnya. (son)

0 Komentar