JABAR EKSPRES – Masyarakat Kabupaten Bandung Barat diminta memperhatikan kondisi fisik hewan kurban sebelum membeli, menyusul semakin dekatnya perayaan Idul Adha.
Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bandung Barat, Wiwin Apriyanti mengingatkan warga agar memastikan hewan yang dibeli dalam kondisi sehat dan layak konsumsi untuk pelaksanaan ibadah kurban.
“Hewan kurban yang sehat umumnya terlihat aktif, bergerak lincah, serta memiliki nafsu makan yang baik,” ujarnya saat dihubungi, Sabtu (16/5/2026).
Baca Juga:Terbantu Program JKN, Enok Bisa Jalani Perawatan Tanpa Khawatir Biaya Pengobatan20 Ribu Kendaraan Lintasi Jalur Puncak Bogor, One Way ke Arah Jakarta Diberlakukan
Menurutnya, masyarakat perlu menghindari hewan yang tampak lesu atau sempoyongan karena berpotensi mengalami gangguan kesehatan.
“Pastikan hewan yang akan dikurbankan dalam kondisi yang tidak terlihat lesu,” katanya.
Selain perilaku, kondisi fisik hewan juga harus diperiksa dengan saksama. Mata hewan sehat biasanya jernih, bersih, dan tidak berair. Bagian mulut pun harus bersih tanpa air liur berlebihan serta pola napas normal.
Ia menjelaskan, hidung hewan yang sehat memiliki kondisi lembap normal, tidak mengeluarkan lendir pekat, dan tidak menimbulkan bau tidak sedap.
“Kondisi mata, mulut, dan hidung menjadi tanda awal apakah hewan tersebut sehat atau tidak. Jika ada lendir pekat atau bau menyengat, sebaiknya dihindari,” ujarnya.
Wiwin menambahkan, kondisi bulu dan kulit juga perlu menjadi perhatian. Hewan yang sehat memiliki bulu bersih, rapi, tidak rontok berlebihan, serta kulit bebas luka, jamur, koreng, maupun kutu.
Selain itu, kaki hewan harus kuat dan tidak pincang, sedangkan tubuhnya berisi dan tidak terlalu kurus agar layak dijadikan hewan kurban.
Baca Juga:Anak Dirawat karena Demam Tinggi, Intan Rasakan Manfaat Nyata Program JKNTiga Tahun Jalani Cuci Darah, Eko Bersyukur Terbantu Program JKN
Ia menyarankan masyarakat membeli hewan kurban yang telah diperiksa petugas kesehatan hewan agar keamanan dan kelayakannya lebih terjamin.
“Lebih aman membeli hewan kurban yang sudah diperiksa petugas karena kesehatannya telah dipastikan,” tandasnya. (Wit)
