JABAR EKSPRES – BPJS Kesehatan terus berkomitmen menghadirkan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di tengah masyarakat telah memberikan manfaat yang nyata, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan tanpa harus terbebani oleh biaya pengobatan.
Bagi pasien penyakit ginjal kronis, hemodialisis menjadi tindakan medis rutin untuk membantu fungsi ginjal yang sudah menurun. Meski membutuhkan perawatan berkelanjutan dengan biaya besar, kehadiran Program JKN membantu meringankan beban peserta dalam menjalani pengobatan tersebut.
Eko Risdiyanto (46), seorang peserta JKN segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang sedang melakukan cuci darah di Rumah Sakit PMC Kota Banjar membagikan pengalamannya dalam menjalani hemodialisis selama tiga tahun dengan bantuan Program JKN.
Baca Juga:Manfaat JKN Dirasakan Nyata, Sarino Akui Berobat Gratis dan Praktis Lewat Mobile JKNRasakan Manfaat JKN, Ade Akui Tak Lagi Cemas Soal Biaya Pengobatan
“Saya menderita penyakit gagal ginjal sejak sekitar tiga tahun lalu. Saat itu, saya sangat khawatir dengan kondisi kesehatan saya, terlebih lagi memikirkan biaya pengobatan yang tidak sedikit. Saya harus menjalani cuci darah sebanyak dua kali dalam seminggu dan itu tentu membutuhkan biaya besar. Beruntung, saya terdaftar sebagai peserta Program JKN. Jika tidak ada Program JKN, saya tidak tahu harus bagaimana menghadapi pengobatan ini,” ujar Eko.
Eko mengaku bahwa pengalaman dirinya sebagai peserta JKN sangat terbantu, yaitu mulai dari biaya pengobatan, pelayanan yang di dapatkan dan fasilitas kesehatan yang memadai.
“Saat ini saya tidak perlu khawatir lagi dengan semua biaya cuci darah, karena semua sudah ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Pelayanan yang saya dapatkan di rumah sakit juga membuat saya nyaman dan tenang. Saya selalu dilayani dengan sangat baik dan tanpa adanya diskriminasi,” ungkap Eko.
Menurut Eko, pengobatan hemodialisis harus dilakukan secara rutin dan tidak terputus walaupun hanya satu kali saja. Program JKN bukan sekedar Program Jaminan Kesehatan, tetapi juga harapan bagi banyak pasien yang membutuhkan pengobatan berkelanjutan.
“Dengan adanya Program JKN, saya merasa sangat terbantu. Saat ini saya rutin menjalani cuci darah dan dokter selalu mengingatkan agar tidak ada satu pun jadwal yang terlewat, meskipun hanya satu kali. Jika sampai terlewat, proses pengobatan harus diulang kembali dari awal. Saya sangat bersyukur bisa terdaftar sebagai peserta JKN, karena tanpa Program JKN saya mungkin tidak akan mampu menjalani cuci darah secara rutin. Biaya pengobatan yang harus dikeluarkan tentu sangat besar dan memberatkan,” ungkapnya.
