JABAR EKSPRES – Aroma juara semakin terasa di Kota Kembang. Namun sebelum pesta itu benar-benar digelar di hadapan ribuan bobotoh, Persib Bandung masih harus melewati satu rintangan berat: lawatan ke markas PSM Makassar pada pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026.
Laga di Makassar bukan sekadar pertandingan biasa. Ini adalah duel penentu arah trofi. Maung Bandung wajib membawa pulang kemenangan jika ingin menjaga skenario ideal: memastikan gelar juara di Kota Bandung pada pekan terakhir saat menjamu Persijap Jepara.
Situasi klasemen membuat tensi kompetisi semakin panas. Persib kini mengoleksi 75 poin, jumlah yang sama dengan pesaing terdekatnya, Borneo FC. Namun tim asuhan Bojan Hodak masih berada di puncak klasemen karena unggul head to head atas Pesut Etam
Baca Juga:Di Hari Bumi, Taj Yasin Minta Percepatan Transisi Energi Baru Terbarukan Pertamina Goes to Campus 2026 Jadi Wadah Mahasiswa Cetak Inovator dan Pemimpin Energi Masa Depan
Artinya, satu hasil buruk di Makassar bisa membuat perebutan gelar berubah liar pada pekan terakhir.
Di atas kertas, bermain di kandang PSM bukan pekerjaan mudah. Stadion Gelora BJ Habibie dikenal sebagai salah satu venue paling angker di Indonesia Timur. Atmosfer suporter, cuaca panas, hingga tekanan permainan cepat PSM kerap membuat tim tamu kesulitan berkembang.
Namun justru di momen seperti inilah mental juara Persib diuji.
Musim ini, Persib berkali-kali menunjukkan karakter sebagai tim matang. Ketika kompetitor terpeleset, mereka mampu menjaga konsistensi. Saat diterpa badai cedera, kedalaman skuad tetap membuat Maung Bandung bertahan di jalur perebutan titel.
Bagi bobotoh, kemenangan di Makassar bukan hanya soal tiga poin. Itu adalah tiket menuju pesta terbesar di Bandung.
Bayangkan skenarionya: Persib pulang dari Makassar dengan kemenangan, lalu menutup musim di Stadion Gelora Bandung Lautan Api dengan laga penentuan kontra Persijap. Kota Bandung bisa berubah menjadi lautan biru yang merayakan trofi di rumah sendiri.
Pengamat sepak bola Bandung, Jejen, menilai laga kontra PSM akan menjadi ujian mental paling menentukan bagi Persib musim ini.
“Menurut saya ini laga yang sangat krusial. Persib harus menang kalau ingin mengunci momentum juara di Bandung. Secara psikologis itu penting sekali karena bobotoh tentu ingin melihat timnya mengangkat trofi di kandang sendiri,” ujar Jejen.
