“Minimal hadir di depan DPRD dan para konsumennya. Kalau khawatir soal keselamatan, bisa lewat zoom. Tapi itu juga ditolak. Ini membuat kami menilai ada upaya untuk lari dari masalah,” ujarnya.
Sementara itu, dalam surat yang disampaikan kepada para konsumen, Yana Priatna menyatakan pihaknya tetap berkomitmen menyelesaikan kewajiban dan meminta waktu tambahan untuk mengejar keterlambatan pembangunan.
“Sehubungan dengan poin-poin di atas, harapan besar kami Bapak/Ibu bisa memaklumi kondisi kami, sehingga untuk kenyamanan bersama dirasa perlu difokuskan terlebih dahulu terhadap realisasi permintaan dari para konsumen dan tanggung jawab kami untuk bisa mengejar keterlambatan produksi pembangunan Perumahan The Emeralda Resort,” tulis Yana dalam surat resminya. (Wit)
