Setelah proses pemaparan, Kejari Cimahi bersama perwakilan Jaksa Sahabat RT/RW akan turun langsung melakukan pengecekan ke lapangan.
“Kemudian penyerapannya katanya sudah 70 persen sudah betul nggak? Sudah semua terserap tidak? Nah, terakhir nanti ada exit meeting. Itu nanti para PPK dari kelurahan, kecamatan melaporkan seluruh kegiatannya kepada kami, tim PPS,” terang Fajrian.
Kolaborasi dengan RT dan RW, kata dia, menjadi bagian penting dalam mekanisme pengawasan tersebut. Karena itu, program Jaksa Sahabat RT/RW secara khusus dibentuk untuk mendukung Pengamanan dan Pengawalan PPM di tingkat kewilayahan.
Baca Juga:BREAKING NEWS! Kejari Cimahi Geledah Disnaker, Usut Dugaan Korupsi Program Pelatihan 2022–2024Masifkan Program Jaksa Masuk Sekolah, Kejari Cimahi Bentuk Generasi Taat Hukum Sejak Bangku Sekolah
“Kami menggunakan tenaga Forum RT/RW di sini. Bukan Pokmas, Pokmas kan dia melakukan kegiatan, kita kolaborasi dengan forum RT/RW untuk di kewilayahan,” bebernya.
Selain pengawasan langsung, Kejari Cimahi juga membuka kanal pengaduan digital bagi masyarakat. Warga dapat menyampaikan laporan melalui barcode yang terhubung ke sistem pelaporan berbasis web bernama SAHATE.
“Teman-teman atau warga Cimahi bisa melakukan scan, kemudian melapor menggunakan web https://sahatekejaricimahi.id Nah, di situ. Kami harapkan kemajuan dunia digital dapat membatu tugas kami, kami juga tidak harus 24 jam ke lapangan,” kata Fajrian.
Ia mengatakan, sistem tersebut juga telah dilengkapi teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung proses pengawasan dan pelaporan masyarakat.
“Sehingga diharapkan masyarakat juga harus aktif dalam kegiatan ini, bisa melaporkan, mengawasi, ikut serta dalam mengawasi terkait kegiatan PPM sendiri,” lanjutnya.
Terkait perlindungan identitas pelapor, Kejari Cimahi menyediakan dua mekanisme pelaporan, yakni menggunakan identitas resmi maupun secara anonim.
“Makanya dalam hal ini pun jika teman-masing di daerah, di RT/RW ada laporan, sekiranya mau menggunakan KTP bisa, atau menggunakan anonim juga bisa terjaga kerahasiaannya,” tutup Fajrian. (Mong)
