JABAR EKSPRES – Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Jawa Barat segera dibuka. Dinas Pendidikan Jawa Barat kini tengah mematangkan aplikasi yang akan digunakan SPMB tersebut.
Secara jadwal, SPMB 2026 bakal disosialisasikan pada 18 Mei nanti. Termasuk untuk Sekolah Manusia Unggul. Karena dijadwalkan bakal dimulai pada tahun ajaran kali ini.
Salah satu alat untuk mendukung kelancaran SPMB itu adalah aplikasi. Ini sebagai wadah untuk akses SPMB bagi para calon peserta didik. Aplikasi ini tengah dimatangkan, salah satunya dengan uji coba pada Jumat (8/5) lalu misalnya.
Baca Juga:Pemkot Cimahi Jamin SPMB 2026 Bersih, Praktik Curang Bakal Ditindak TegasGalang Masukan, SPMB 2026 Masih Dimatangkan
Uji coba pertama itu masih dilakukan terbatas, karena lebih difokuskan untuk melihat cara kerja sistem. Itu dilakukan untuk memastikan aplikasi mudah dipahami dan mudah digunakan oleh masyarakat maupun satuan pendidikan saat pelaksanaan SPMB berlangsung nanti.
“Memang yang pertama aplikasi itu harus memudahkan. Kalau ada kendala maka akan diperbaiki lagi,” beber Kadisdik Purwanto, Sabtu (9/5).
Selain untuk SPMB, aplikasi itu nantinya juga jadi wadah pendataan. Targetnya seluruh lulusan SMP dan MTs di Jabar dapat terdata melalui aplikasi tersebut.
Disdik Jabar mencatat setidaknya ada sekitar 826 ribu lulusan SMP dan MTs di Jawa Barat. Merakalah yang nantinya akan mengikuti proses pemetaan pendidikan menengah.
Melalui aplikasi tersebut, siswa akan terdata untuk melanjutkan pendidikan ke SMA, SMK, MA maupun jenjang pendidikan lainnya.
Menurut Purwanto, hasil uji coba tahap pertama akan menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan sistem sebelum digunakan secara luas pada pelaksanaan SPMB mendatang. “Mudah-mudahan nanti saat digunakan bisa lancar, dan makin mudah,” jelasnya.
Selain penyiapan aplikasi, Disdik juga telah melakukan beberapa kali uji publik. Itu bagian untuk mematangkan SPBM yang tak lama lagi digelar.
Baca Juga:FKKS: Sekolah Maung Ala KDM Ciptakan Diskriminasi dan Kasta! Masih Dimatangkan, Sekolah Maung Mulai Beroperasi Tahun Ajaran Baru 2026?
Di lain kesempatan, Disdik sempat menguraikan bahwa SPMB 2026 tidak akan ada lagi program PAPS sebagai mana 2025. Tapi esensi yang ditangkap, yakni memastikan agar tidak ada anak putus sekolah di Jawa Barat. (son)
