JABAR EKSPRES – Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi menyiapkan sebanyak 3.600 kalung sehat untuk hewan kurban yang dinyatakan lolos pemeriksaan kesehatan menjelang Hari Raya Idul Adha 2026. Kalung tersebut akan menjadi penanda bahwa hewan kurban telah memenuhi syarat kesehatan dan layak disembelih.
Langkah itu dilakukan sebagai upaya memastikan hewan kurban yang beredar dan dipotong di wilayah Kota Cimahi aman untuk dikonsumsi masyarakat.
“Untuk tahun ini Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi menyiapkan 3.600 kalung sehat. Pemeriksaan hewan kurban dilakukan baik di tingkat pedagang, sebelum disembelih (antemortem) dan setelah disembelih (postmortem),” ujar Plh Kabid Pertanian Dispangtan Kota Cimahi, Retno Wulan saat dikonfirmasi, Kamis (7/5/2026).
Baca Juga:Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi, Pertamina dan LanzaTech Teken MoU,Pemprov Jateng Dukung Penuh Penerapan Zero ODOL 2027
Retno menjelaskan, pemeriksaan kesehatan hewan kurban dilakukan untuk menjamin hewan yang disembelih memenuhi persyaratan kesehatan serta menghasilkan daging yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH) bagi masyarakat.
Menurutnya, tahapan pemeriksaan dilakukan dalam tiga tahap, mulai dari pemeriksaan di lokasi penjualan hingga setelah proses penyembelihan berlangsung.
“Ada tiga pemeriksaan yakni pemeriksaan di penjual yang ada di Kota Cimahi akan dimulai pada 18 Mei, pemeriksaan ante mortem H-1 dipotong di DKM, dan pemeriksaan post mortem dilakukan saat hari tasyrik di DKM,” ungkap Retno.
Dalam pelaksanaan pemeriksaan tersebut, Dispangtan Kota Cimahi akan menerjunkan sebanyak 27 petugas. Tim itu terdiri dari petugas dinas, petugas dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jabar 1, serta siswa magang dari SMK.
Para petugas nantinya akan melakukan pemeriksaan langsung ke sejumlah titik penjualan hewan kurban yang tersebar di seluruh wilayah Kota Cimahi.
“Petugas akan menyasar hewan kurban ditingkat pedagang yang dilakukan dengan mendatangi tempat-tempat penjualan hewan kurban yang tersebar di 15 kelurahan di Kota Cimahi,” tandasnya. (Mong)
