KDM Janji Tangani Irigasi Ciramajaya, Wabup Minta Masyarakat Tertibkan Sempadan dari Bangunan Liar

KDM Janji Tangani Irigasi Ciramajaya, Wabup Minta Masyarakat Tertibkan Sempadan dari Bangunan Liar
Wabup Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi saat memimpin rapat koordinasi rencana penertiban sempadan irigasi Ciramajaya, Rabu (6/5/2026). Foto : Istimewa / Humas Pemkab
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Angin segar datang untuk upaya penyelesaian salah satu persoalan pengairan lahan pertanian di Tasikmalaya. Hal itu setelah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) memastikan persoalan macetnya saluran irigasi Ciramajaya di Desa Cibalanarik, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, yang sudah belasan tahun tak berfungsi akan ia tangani dengan dilakukan direvitalisasi.

Kesanggupan revitalisasi irigasi Ciramajaya tersebut ditegaskan KDM sebagaimana ia jelaskan dalam postingan media sosial pribadinya (TikTok) termasuk disampaikan langsung kepada Wakil Bupati (Wabup) Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, belum lama ini.

“Masalah irigasi (Ciramajaya), masalah saluran air dari primer ke sekunder kita berkomitmen untuk menyelesaikannya,” sebut KDM.

Baca Juga:Bupati Tasikmalaya Posting Momen Naik Kuda Bersama KDM, Netizen Komentar Soal Jalan RusakTak Kunjung Ditindak, Restoran Asep Stroberi Puncak Bogor Coreng Wajah KDM 

Meski begitu, KDM meminta Pemkab Tasikmalaya yang memiliki wilayah agar memimpin langsung proses penertiban bangunan liar yang ada di sepanjang sempadan yang mengakibatkan sungai tidak berfungsi.

Banyaknya bangunan liar yang dibangun di sempadan sungai bahkan mengambil tanah sungai, kata KDM, kerap menjadi problem utama dalam sistem pengairan.

Merespon kesanggupan Pemprov Jabar merevitalisasi irigasi Ciramajaya, Pemkab Tasikmalaya langsung bergerak cepat dengan menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral, seperti yang dilaksanakan Rabu (6/5/2026).

Rakor yang dipimpin Wabup Asep tersebut merupakan langkah awal yang dilakukan Pemkab Tasikmalaya falam rangkabrenca penertiban bangunan liar di sempadan jalur irigasi Ciramajaya seperti yang diminta KDM. Terlebih, kondisi sempadan sungai di beberapa lokasi pemukiman padat penduduk saat ini, telah banyak beralih fungsi seperti menjadi jembatan, musala hingga garasi.

“Saya minta semua pihak bekerja sesuai tupoksinya, termasuk saya juga meminta pak camat agar segera memsosialisasikan rencana normalisasi di sepanjang sempadan sungai,” kata Asep.

Ia juga meminta Camat segera memberitahukan rencana normalisasi irigasi Ciramajaya tersebut ke kades-kades yang wilayahnya dilintasi irigasi. Harapannya Kades dapat memberi pemahaman ke masyarakatnya untuk membongkar sendiri bangunan di sempadan sungai.

“Ini kan kita sudah ada harapan (rencana revitalisasi oleh Pemprov Jabar). Nah, sambil kita nunggu kepastian mulai pengerjaannya kapan, kita tetap harus ada gerakan (persiapan). Upaya pertama ya sosialisai kepada warga, kepada petani,” tegasnya.

0 Komentar