JABAR EKSPRES – Upaya penyeludupan narkoba, kembali terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banceuy, pada Senin, 4 Mei 2026 kemarin.
Petugas Lapas Kelas IIA Banceuy, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sebanyak 13 paket narkoba jenis sabu-sabu dengan total seberat 10,64 gram yang dibawa oleh seorang narapidana bernama Denis lewat dubur atau anusnya.
“Jadi kita berhasil mendapatkan narkoba sebanyak 13 paket yang dibawa oleh narapidana bernama Denis. Dan setelah kita telusuri, ternyata melewati (menerima) kunjungan. Di mana kunjungan itu ada dua orang, satu adiknya dan satu teman adiknya,” ucap Kalapas Kelas IIA Banceuy, Eris Ramdani, Selasa (5/5).
Baca Juga:Kurir Ekspedisi di Tasikmalaya Tersulut Emosi, Siram Air Keras ke 9 Orang Pegawai KonveksiPolisi Bongkar Peredaran Narkoba di Jonggol, 1,1 Kg Ganja dan Sabu Disita
Eris menjelaskan, upaya nekat ini bermula dari kecurigaan petugas terhadap gerak gerik narapidana bernama Denis usai menerima kunjungan dari adik dan teman adiknya.
“Modusnya itu dengan memasukkan narkoba (sebanyak) 13 paket seberat 10,64 gram lewat dubur, dengan memakai kondom. Jadi kita curiga dengan gerak-gerik yang bersangkutan, karena mungkin ada sedikit mengganjal. Jadi kita curigai, kita ikutin terus, kita perhatikan, dan Alhamdulillah kita dapat barang bukti tersebut,” ungkapnya.
Eris menyebut, upaya penyelundupan barang haram ke dalam Lapas Kelas IIA Banceuy ini bukan pertama kali terjadi. Bahkan di tahun 2026 hingga saat ini, upaya tersebut telah terjadi sebanyak tiga kali.
“Ini yang ketiga kali, Alhamdulillah kita (berhasill gagalkan) untuk modus melalui dubur tahun ini baru pertama,” ucapnya.
Sementara itu, Eris menuturkan untuk temuan upaya penyelundupan yang saat ini terjadi, pihaknya akan terus melakukan proses pendalaman bersama pihak kepolisian.
“Kita serahkan ke Polrestabes, dan untuk internal, kita dalam pendalaman beserta Polrestabes,” pungkasnya.(San).
