JABAR EKSPRES – Aksi pencurian dengan pemberatan yang dilakukan komplotan warga negara asing (WNA) asal China di Bogor Selatan, Kota Bogor, berhasil diungkap polisi.
Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Aji Riznaldi, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 22 Maret 2026 sekitar pukul 20.45 WIB di sebuah rumah di Jalan Cendana Cluster IV No 35, Kelurahan Kertamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor
Saat kejadian, korban bernama Susanto tengah berada di Tiongkok. Ia mengetahui aksi pencurian tersebut melalui notifikasi CCTV di ponselnya yang mendeteksi pergerakan mencurigakan di dalam rumah.
Baca Juga:Pria Lansia Tertimbun Longsor saat Tebang Bambu di Dramaga Bogor, BPBD Lakukan PencarianSindikat Curanmor Jonggol Terbongkar, Pelaku dan Dua Penadah Dibekuk Polisi
“Korban mengetahui adanya pergerakan orang di dalam rumah melalui CCTV. Saat dicek, benar telah terjadi pencurian, kemudian dilaporkan melalui orang tuanya kepada pihak kepolisian,” ujar Aji, Selasa (5/5/2026).
Berdasarkan rekaman CCTV dan hasil penyelidikan, polisi mengidentifikasi empat pelaku, yakni Rifu Wu, Jianxiong Wu, Annian Lu, dan Liangxing Su.
Tiga pelaku diketahui masuk ke dalam rumah, sementara satu lainnya diduga berjaga di luar.
Para pelaku masuk melalui bagian belakang dengan memanfaatkan rumah kosong di samping lokasi sebagai akses. Mereka kemudian merusak pintu kamar dan brankas menggunakan dua batang linggis.
Dalam rekaman CCTV, para pelaku terlihat mengenakan topeng bergambar wajah Lionel Messi untuk menyamarkan identitas, serta memakai sarung tangan hitam dan sepatu sneaker.
Dua pelaku bertubuh tinggi mengenakan kaos hitam bertuliskan “REPEIRS”, sementara satu pelaku lainnya membawa tas punggung untuk menampung hasil curian.
Aji menjelaskan, para pelaku telah masuk ke Indonesia sejak 18 Maret 2026. Salah satu pelaku menyewa mobil Toyota Innova yang digunakan berkeliling mencari target di sejumlah wilayah, mulai dari Jakarta hingga Bogor.
Baca Juga:Nobar Berujung Maut, Bobotoh Muda di Tasikmalaya Tewas Diduga DikeroyokGubernur Ahmad Luthfi dan Sungai Watch Bakal Kolaborasi Bersihkan Sampah Sungai di Jateng
Dua hari sebelum kejadian, tepatnya 20 Maret 2026, para pelaku sempat mencoba melakukan aksi serupa di kawasan Rancamaya, Bogor Selatan. Namun, aksi tersebut gagal setelah mereka dicurigai petugas keamanan setempat.
“Pelaku sempat ditegur oleh satpam karena tidak dapat menjelaskan tujuan kedatangannya dan akhirnya diminta keluar dari kawasan tersebut,” jelasnya.
Pada hari kejadian, para pelaku mengganti kendaraan sewaan dari Toyota Innova menjadi Toyota Alphard. Mereka berangkat dari hotel di Jakarta Pusat pada sore hari, kemudian menuju Bogor.
