Piala Dony-Yoshua U-21 Bergulir di Sumedang, Tanpa APBD untuk Cetak Talenta Sepak Bola Profesional

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir (tengah) bersama Yoshua Sirait (kiri) ketika dijuampai pada pembukaan kompet
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir (tengah) bersama Yoshua Sirait (kiri) ketika dijuampai pada pembukaan kompetisi Piala Dony-Yoshua U-21 antar kecamatan seluruh Kabupaten Sumedang. (Yanuar Baswata/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kompetisi sepak bola Piala Dony-Yoshua U-21 resmi bergulir di Kabupaten Sumedang. Turnamen tersebut diikuti tim kesebelasan yang mewakili setiap kecamatan di Kabupaten Sumedang.

Seluruh tim peserta dijadwalkan bertanding di Stadion Ahmad Yani Sumedang. Kompetisi berlangsung mulai 19 Agustus hingga 17 Oktober 2026.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, kompetisi tersebut digelar untuk mencari talenta-talenta muda yang berpotensi menjadi pemain sepak bola profesional.

Baca Juga:Leuwikeris Disiapkan Jadi Destinasi Agrowisata, Infrastruktur Didorong Beri Nilai Tambah EkonomiDua Hari Berturut-turut, Api Sambar Rumah Warga dan Lahan Sampah di Tasikmalaya

“Jadi, kegiatan ini saya sampaikan, tanpa APBD, tanpa anggaran pemerintah,” katanya saat diwawancarai di Stadion Ahmad Yani Sumedang.

Dony menjelaskan, kompetisi tersebut merupakan bentuk kepedulian dirinya bersama Yoshua Sirait serta para pemain sepak bola di Sumedang.

“Untuk mencari, membuka, dan membina talenta-talenta sepak bola di Indonesia. Saya yakin, setiap generasi kita banyak menemukan para pemain sepak bola di Sumedang,” jelasnya.

“Mudah-mudahan bisa mengembangkan talenta sepak bola di Sumedang, global, dan di Indonesia. Itu yang pertama,” tambahnya.

Menurut Dony, kompetisi tersebut juga dapat memotivasi anak-anak yang saat ini tengah berlatih di sekolah sepak bola (SSB).

“Ketika ada sebuah event seperti ini, semakin terpanggil, termotivasi, menambah semangatnya untuk menjadi lebih bagus,” ujarnya.

“Karena ada wadahnya, ada tempatnya untuk menempatkan kreativitasnya, untuk menempatkan keinginannya,” lanjut Dony.

Baca Juga:Hari Jadi Ke-81 Jateng: Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan IndonesiaSambut HUT RI di Aspol Tasikmalaya, Polisi dan Warga Adu Seru Lomba Tradisional

Bupati juga menerangkan bahwa pertandingan seperti ini dinilai dapat menciptakan ekosistem yang baik bagi perkembangan olahraga, khususnya sepak bola di Kabupaten Sumedang.

“Setidaknya event ini mudah-mudahan menjadi standar. Dengan pengelolaan keseluruhan dan media yang cukup memadai, akan memberikan warna bagi sepak bola di Kabupaten Sumedang,” terangnya.

“Karena ketika masyarakat senang bola, dari berbagai kalangan, keluarga muda, anak-anak mau pergi menonton bola, kami tentunya berkewajiban menciptakan peluang-peluang penting untuk mengaktualisasikan potensi bola yang mereka miliki,” lanjutnya.

Dony berharap pelaksanaan Piala Dony-Yoshua U-21 dapat terus berkembang dan turut memajukan sepak bola, khususnya di Kabupaten Sumedang.

“Jadi, akan diteruskan. Ini adalah Piala Dony-Yoshua di Kabupaten Sumedang. Dan saya berharap dari kompetisi ini akan memunculkan pemain bola dari Kabupaten Sumedang dan dari daerah kecamatan,” imbuh Dony.

0 Komentar