SMAN 2 Lembang Jadi Kandidat Sekolah Rujukan Google di Jabar

SMAN 2 Lembang
Kepala SMAN 2 Lembang, Anni Kristanti Yunandami, didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Dulhamin Arif, saat menunjukkan sertifikat penghargaan dari Google di gedung sekolah, Kamis (30/4/2026).
0 Komentar

Anni menambahkan bahwa Google tidak hanya menilai aspek akademik, melainkan seluruh ekosistem digital di sekolah, termasuk partisipasi aktif siswa. “Ini adalah kunjungan pertama Google Asia Pasifik ke sekolah kami. Mereka datang untuk meyakinkan bahwa SMAN 2 Lembang memang layak menjadi Sekolah Rujukan Google. Kunjungan ini juga didampingi oleh Tim Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Tikomdik) Provinsi Jawa Barat,” katanya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Dulhamin Arif, menambahkan fakta pendukung yang kuat. Menurutnya, salah satu alasan utama sekolah direkomendasikan adalah intensitas penggunaan Chromebook dan akun belajar.id yang sangat tinggi.

Dari 80 unit Chromebook yang dimiliki sekolah, hampir 90 persen siswa aktif menggunakannya, sementara guru mencapai hampir 100 persen. Durasi pemakaian Chromebook pun mencapai rata-rata 80 persen.

Baca Juga:Pangdam Kosasih Izinkan Gelar Pasukan Menwa Mahawarman di MakodamMay Day 2026: Momentum Koreksi Nasional, 200 Ribu Buruh Geruduk Monas

“Atas dasar itu, 35 guru mengikuti pelatihan sertifikasi Level 1 Google for Education dengan voucher gratis. Alhamdulillah, semua peserta lulus 100 persen, jauh melampaui syarat minimal 70 persen untuk menjadi kandidat KSRG,” ungkap Arif.

Setelah melalui wawancara mendalam yang melibatkan kepala sekolah, tim kurikulum, dan wakil kepala sekolah, serta memastikan seluruh tools dan aplikasi yang digunakan berbasis Google for Education, SMAN 2 Lembang akhirnya resmi mendapatkan sertifikat sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google.

Di Jawa Barat, baru dua SMA yang memperoleh kehormatan ini, yaitu SMAN 2 Lembang dan satu SMA di Indramayu. Atas capaian tersebut, tes sertifikasi Level 2 dan Level 3 pun digratiskan oleh Google. Level 2 mewajibkan sekolah menjadi pengimbas bagi sekolah lain, sementara Level 3 akan memungkinkan SMAN 2 Lembang menjadi coach atau narasumber bagi sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.

Meski telah meraih prestasi ini, Arif mengakui masih terdapat tantangan, terutama dalam menjaga konsistensi penerapan teknologi dan adaptasi guru yang masih dalam tahap pemula. Oleh karena itu, sekolah akan menerapkan sistem leveling: pemula, menengah, dan mahir, agar tidak ada guru yang merasa terbebani.

Ke depan, jika resmi menjadi Sekolah Rujukan Google, SMAN 2 Lembang siap mengimbaskan ilmu dan pengalaman ke sekolah-sekolah lain di Jawa Barat maupun Indonesia. Pihak sekolah juga berharap mendapat dukungan berupa peralatan pendidikan berbasis Google for Education agar proses pembelajaran semakin menarik dan siswa semakin bersemangat.

0 Komentar