Khawatir Kebablasan, Tokoh dan Pengusaha di Banjar Serukan Pembenahan Peran LO

Khawatir Kebablasan, Tokoh dan Pengusaha di Banjar Serukan Pembenahan Peran LO
Sekelompok tokoh masyarakat, akademisi, pengusaha, dan FPSKB (ExSFo FPSKB) duduk bersama membahas peran LO yang diduga mendominasi proyek-proyek di Kota Banjar, Jumat (24/4/2026). (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

“Semua dikuasai oleh dia dan warga Banjar sendiri menjadi penonton. LO sendiri merupakan orang dari luar Banjar. Tidak ada tanggungjawabnya dengan Kota Banjar,” keluhnya.

Entus pun menilai wajar jika kemudian muncul perkumpulan seperti ini karena orang Banjar merasa terganggu dengan situasi yang ada.

Sementara itu, Dadi ST, seorang akademisi yang turut hadir, memberikan analisis yang lebih struktural. Menurutnya, kondisi yang sedang terjadi saat ini tidak bisa dilepaskan dari situasi fiskal daerah yang sedang sulit.

Baca Juga:Pengamat Sebut Penguasa Bayangan Ganggu Tata Kelola Pemerintahan BanjarAktivis Soroti Adanya Penguasa Bayangan di Kota Banjar: 'Lampu Kuning' Integritas Pemerintahan

Namun, di sisi lain, ia juga mengakui adanya individu atau kelompok yang mengatur tender-tender. “Kondisi ini akibat fiskal daerah yang sedang sulit. Ditambah ada individu atau kelompok yang mengatur tender-tender. Kelompok yang mengatur arah LO,” jelas Dadi. (CEP)

0 Komentar