JABAR EKSPRES – Kejahatan jalanan kembali menyasar warga rentan, kali ini seorang kakek menjadi korban penjambretan di wilayah Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Gadobangkong, RT 04 RW 02, Desa Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, Senin (20/4/2026) siang. Korban, Djadja Sumarna (78), saat itu baru saja turun dari angkutan umum dan hendak menyeberang jalan seorang diri.
Dari rekaman video yang beredar di media sosial, korban terlihat menggenggam tas kecil berwarna hitam di tangan. Dalam hitungan detik, dua pelaku berboncengan sepeda motor mendekat dari arah belakang, lalu langsung merampas tas tersebut dan tancap gas meninggalkan lokasi.
Baca Juga:Nekat Curi Kendaraan dengan Senpi, 1 Pelaku Berhasil Diamankan Warga Operasi Ketupat Bongkar Aksi Maling! Rumah Kosong Jadi Ladang Empuk di Cimahi-KBB
Korban tak mampu mempertahankan tasnya dan hanya bisa pasrah saat pelaku melarikan diri. Aksi cepat itu pun sontak mengundang perhatian warga sekitar, namun pelaku sudah lebih dulu kabur.
Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, membenarkan adanya kejadian penjambretan tersebut. Ia mengatakan, korban menjadi sasaran setelah diketahui baru mengambil uang dari bank.
“Korban baru turun dari angkot dan hendak menyeberang. Saat itu pelaku langsung merampas tas yang dipegang korban,” ujar Gofur, Kamis (23/4/2026).
Ia menjelaskan, di dalam tas yang dibawa korban terdapat uang tunai sebesar Rp16,5 juta serta satu unit telepon genggam. Seluruh barang tersebut berhasil dibawa kabur oleh pelaku.
Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai lebih dari Rp18 juta. Peristiwa ini pun menambah daftar panjang kasus kejahatan jalanan yang menyasar korban dalam kondisi lengah, terutama lansia.
Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, sementara rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian juga telah diperiksa.
“Keterangan saksi sudah kami kumpulkan, CCTV juga sudah kami cek. Saat ini masih dalam proses pengembangan,” tandasnya. (Wit)
