JABAR EKSPRES – Benarkah kendaraan listrik itu kebal banjir? Apalagi sekarang banyak yang mulai melirik motor listrik tahan banjir sebagai solusi mobilitas di tengah cuaca ekstrem.
Tapi tunggu dulu, realitanya tidak sesederhana itu. Meski terlihat canggih dan modern, kendaraan listrik tetap punya batas yang wajib kamu pahami.
Di tengah curah hujan tinggi seperti yang sering terjadi di kota besar, genangan air bisa muncul kapan saja.
Baca Juga:Isi Cepat, Jalan Jauh! 5 Motor Listrik Fast Charging yang Bikin Hidup Kamu Lebih PraktisWajib Lirik! 10 Motor Listrik untuk Ojol, Sekali Cas Langsung Gas Seharian
Nah, di sinilah kamu perlu lebih cerdas. Jangan sampai kamu terlalu percaya diri hanya karena menggunakan motor listrik tahan banjir terbaik, lalu nekat menerjang genangan tanpa perhitungan.
Motor Listrik dan Air: Aman, Tapi Tidak Kebal
Kamu perlu tahu satu hal penting: motor listrik memang dirancang lebih tahan air dibanding kendaraan bensin.
Sistem kelistrikan dan baterainya sudah dilindungi dengan standar tertentu, sehingga lebih aman dari risiko korsleting.
Namun, bukan berarti motor listrik bisa diajak “berenang”. Sama seperti mobil listrik, motor listrik tetap punya batas toleransi terhadap air.
Sertifikasi tahan air hanya menjamin perlindungan dalam kondisi tertentu, bukan untuk menerjang banjir dalam-dalam atau terlalu lama.
Jadi, kalau kamu mengandalkan motor listrik tahan banjir untuk harian, kamu tetap harus waspada. Jangan sampai rasa aman justru membuat kamu lengah.
Risiko yang Sering Diremehkan
Sekarang bayangkan kamu melewati genangan air yang cukup tinggi. Dari luar terlihat aman, tapi di bawah permukaan, banyak hal bisa terjadi.
Baca Juga:Pajak Mobil dan Motor Listrik 2026 Tak Lagi Rp 0, Berikut Aturan TerbarunyaCara Ajukan Bansos 2026 Lewat HP, Siapkan KK dan KTP!
Pertama, area kolong kendaraan bisa jadi tempat berkumpulnya kotoran. Lumpur, sampah, hingga zat kimia dari air banjir bisa menempel dan mengendap. Kalau kamu biarkan, ini bisa memicu korosi dan karat dalam jangka panjang.
Kedua, komponen kelistrikan tetap punya risiko. Meskipun dilindungi, tekanan air yang tinggi atau durasi terendam yang terlalu lama bisa merusak sistem.
Ini berlaku juga untuk motor listrik tahan air dan banjir, bukan hanya mobil listrik.
Ketiga, banjir sering menyembunyikan bahaya lain seperti lubang jalan atau benda tajam. Ini bisa merusak bagian bawah kendaraan kamu tanpa kamu sadari.
