Dukungan tersebut mencakup koordinasi lintas dinas, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta Kementerian Agama Kota Banjar.
Audiensi ini menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas literasi. Sinergi tersebut bertujuan memperkuat budaya baca di masyarakat.
Selain itu, program ini juga diharapkan mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berakar pada nilai-nilai keislaman serta kebangsaan.
Baca Juga:Tekankan Ekonomi Kerakyatan, Ahmad Luthfi Minta Bank Jateng Prioritaskan KUR Diduga Alami Gangguan Jiwa, Mahasiswa di Dramaga Bogor Bacok Bibinya Usai Salat Subuh
Sementara itu, Pembina PBN Cabang Kota Banjar, H. Ahmad Fikri Firdaus, SE, MM, turut mendampingi jajaran pengurus dalam audiensi tersebut. Kehadiran para pembina dan pengurus menunjukkan keseriusan PBN dalam menjalankan gerakan literasi berbasis komunitas dan pesantren.
“Dengan adanya dukungan dari Pemerintah Kota Banjar, kami optimis program Pojok Baca dapat segera terealisasi di berbagai lokasi. Target awal meliputi beberapa pondok pesantren dan sekolah dasar di wilayah Kota Banjar. Selanjutnya, program akan diperluas ke ruang publik seperti balai desa dan taman bacaan masyarakat,” ujarnya. (CEP)
