Selain persoalan individu, laporan lain yang masuk juga mencerminkan kompleksitas masalah sosial di masyarakat. Adhy menyebut adanya dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) hingga kekerasan terhadap anak.
“Kemudian juga ada beberapa kasus unik tuh seperti kemarin, kemarin tuh alhamdulillah juga kita kan kolaborasi juga dengan lintas dinas. Jadi ada dugaan KDRT, kemudian juga ada yang apa ya ya mungkin menyakiti ya, menyakiti dengan KDRT seperti itu, akhirnya itu menelepon ke kita,” ujarnya.
Ia menilai, layanan 112 kini tidak lagi semata identik dengan kejadian darurat seperti kebakaran, kecelakaan, atau kebutuhan medis, melainkan berkembang sebagai pintu awal penanganan berbagai persoalan warga.
Baca Juga:Inovasi RWCoin Hadir di Cimahi, Dorong UMKM Naik KelasHadapi Beragam Laporan, Begini Cara Kerja Layanan Call Center 112 Cimahi Campernik
“Jadi sebetulnya 112 ini tidak tidak selalu identik dengan kegawatdaruratan seperti kebakaran, terus juga terkait dengan kecelakaan atau kebutuhan medis, tapi ada juga di sisi yang lain,” kata Adhy.
Dalam penanganannya, Diskominfo Cimahi berkoordinasi dengan instansi terkait untuk tindak lanjut laporan, termasuk dengan dinas yang menangani perlindungan perempuan dan anak.
“Seperti misalkan ada butuh bantuan dari DP3AP2KB, kita juga sudah melakukan kontak dengan yang bersangkutan seperti itu. Kemudian juga ada terkait selain KDRT juga waktu itu ada dugaan kekerasan yang dilakukan kepada anak di bawah umur,” ujarnya.
Fenomena ini, menurut Adhy, menunjukkan bahwa layanan 112 telah menjadi kanal komunikasi sosial yang lebih luas, tidak hanya merespons kondisi darurat fisik, tetapi juga kebutuhan psikologis warga.
“Jadi memang kalau 112 ini kan bersifat lebih ke general ya. Jadi memang beberapa kasus unik tuh seperti itu. Jadi memang ada yang jadi teman curhat di call center 112,” kata dia.
Kemudahan akses disebut menjadi salah satu faktor utama. Layanan ini dapat diakses tanpa biaya dan beroperasi sepanjang waktu.
“Karena kan pada prinsipnya call center 112 ini bersifat gratis ya, tanpa kuota, tanpa pulsa dan memang bisa langsung diakses,” ujar Adhy.
Baca Juga:Pinjaman dengan Bunga 6 Persen, Kopdes Jadi Senjata Lawan RentenirPeluang Investasi, Forum Bisnis Indonesia-Jepang Hasilkan Komitmen USD 22,6 Miliar
Ia menegaskan, layanan 112 beroperasi 24 jam setiap hari dengan tugas utama menerima, mendistribusikan, serta memantau tindak lanjut laporan.
