Pro Kontra Warga Bandung Soal Rencana BRT, Dinilai Bisa Atasi Macet hingga Picu Kekhawatiran Baru

Pro Kontra Warga Bandung Soal Rencana BRT, Dinilai Bisa Atasi Macet hingga Picu Kekhawatiran Baru
Farida (25) warga asal sukamiskin.
0 Komentar

Kurniawati juga menekankan pentingnya integrasi antar moda transportasi.

Menurutnya, BRT harus terhubung dengan angkot, ojek online, hingga fasilitas pejalan kaki agar masyarakat benar-benar beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

Selain itu, ia berharap pemerintah memperhatikan aspek kenyamanan dan keamanan bagi penumpang, seperti halte yang layak, jadwal yang pasti, serta sistem pembayaran yang mudah diakses.

Rencana pengadaan BRT di Kota Bandung menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjawab persoalan kemacetan yang semakin kompleks.

Baca Juga:Tekanan Geopolitik dan Permintaan Global Dorong Kenaikan Harga Minyak Kelapa Sawit Mentah Jelang Wajib Halal 2026, Pengawasan Produk di Pasar Tradisional Jadi Sorotan

Namun, beragamnya respons masyarakat menunjukkan bahwa implementasi kebijakan ini memerlukan kajian mendalam, sosialisasi yang menyeluruh, serta solusi yang inklusif bagi semua pihak.

Jika dirancang dengan baik, BRT berpotensi menjadi tonggak baru dalam sistem transportasi publik di Kota Bandung. Sebaliknya, tanpa perencanaan yang matang, kebijakan ini dikhawatirkan justru menambah persoalan baru di tengah kepadatan kota yang terus meningkat. (Dam)

0 Komentar