Pemangkasan Anggaran, Operasional Bus Sekolah di Kota Bogor Mulai Dikaji

Pemangkasan Anggaran, Operasional Bus Sekolah di Kota Bogor Mulai Dikaji
Armada bus sekolah sebagai salah atu transportasi publik di Kota Bogor yang mulai dikaji ulang untuk kembali dimanfaatkan. Foto: Sekar Andini/Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai mengkaji optimalisasi pemanfaatan kembali empat unit armada bus sekolah agar tetap efektif melayani masyarakat di tengah keterbatasan anggaran.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan, langkah tersebut dilakukan menyusul pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) hingga hampir Rp300 miliar yang berdampak pada pembiayaan operasional dan pemeliharaan armada.

“Untuk mengoperasionalkan bus tentu membutuhkan biaya, termasuk pemeliharaan. Dengan kondisi anggaran yang dipotong hampir Rp300 miliar, harus ada terobosan agar layanan tetap berjalan,” ujar Dedie, Selasa (31/3/2026).

Baca Juga:Pemkot Bogor Siapkan Skema WFH ASN Mulai 1 April, Sektor Ini Jadi Prioritas Pemkot Bogor Larang Kendaraan Dinas Dipakai Mudik Lebaran 2026! 

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil peninjauan, seluruh armada bus sekolah yang dimiliki Pemkot Bogor masih dalam kondisi baik dan layak jalan. Namun, pemanfaatannya selama ini dinilai belum optimal.

Karena itu, Pemkot Bogor bersama jajaran terkait, mulai dari kepala dinas, Sekretaris Daerah hingga Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), tengah menghitung langkah yang tepat untuk memaksimalkan fungsi sarana transportasi tersebut.

Nantinya, akan ditentukam skema operasional yang paling efektif, baik melalui pengelolaan langsung oleh dinas terkait maupun kemungkinan melibatkan pihak lain, agar layanan transportasi tetap berjalan optimal bagi masyarakat di tengah keterbatasan anggaran.

“Ini selanjutnya yang akan dikaji, termasuk skema operasionalnya yang paling efektif, apakah dikelola oleh pihak ketiga atau Dinas Perhubungan, tetapi memang khusus membantu ya masyarakat untuk bisa memanfaatkan transportasi publik,” katanya.

Adapun empat unit armada bus sekolah itu disampaikan terakhir digunakan sekitar tahun 2019/2020. Selama ini, pihak Dinas Perhubungan Kota Bogor pun rutin melakukan perawatan sehingga keseluruhan armada tersebut masih dalam kondisi yang baik.

Diketahui selain bus sekolah, Pemkot Bogor juga memiliki armada lain berupa bus Uncal (Unforgettable City Tour) sebagai bus wisata. Layanan Bus Uncal sendiri telah lebih dulu beroperasi sekitar awal tahun 2025 lalu sebagai sarana wisata keliling kota.

“Kalau kami tidak manfaatkan, tentu malah berisiko rusak, kan sayang. Maka harus dipikirkan agar aset ini tidak merugikan kami, tetapi justru bisa dimanfaatkan oleh masyarakat secara lebih luas,” ucapnya.

0 Komentar