JABAR EKSPRES – Sejumlah warga Jawa Barat yang berada di Timur Tengah berhasil dipulangkan. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat Adi Komar, Jumat (13/3/2026).
Adi Komar menguraikan, beberapa waktu lalu, Pemprov Jawa Barat telah menyediakan layanan hotline untuk menampung aduan warga Jabar di Timur Tengah. Hotline itupun dimanfaatkan sejumlah warga.
“Setidaknya ada 80 orang yang menghubungi. Lalu kami data dan pastikan kondisinya,” jelasnya.
Baca Juga:Pertamina Kelimpungan Cari Sumber Impor BBM Alternatif Imbas Penutupan Selat Hormuz?Anggaran MBG Berpotensi Dipangkas, Imbas Perang Iran vs Israel-AS?
Adi Komar melanjutkan, sejumlah warga pun akhirnya berhasil dievakuasi oleh Pemerintah Indonesia. Setidaknya ada 34 WNI yang telah dievakuasi. “Nah 15-nya warga Jawa Barat,” cetusnya.
Menurut Adi Komar, proses pemulangan WNI itu memang otoritasnya ada di Pemerintah Pusat. Nampaknya juga tidak bisa dilakukan sekaligus tapi harus bertahap dengan memperhatikan ketegangan yang tengah terjadi di Timur Tengah.
“Pemprov Jabar tentunya menunggu informasi lebih lanjut gelombang-gelombang pemulangan yang akan dilaksanakan. Namun sementara tadi data yang kami dapatkan, ada 15 warga Jawa Barat yang sudah pulang,” katanya.
Menurut Adi Komar, WNI yang dipulangkan itu juga tidak hanya dari satu titik. Mereka awalnya tersebar di sejumlah wilayah di Timur Tengah.
Kabar pemulangan itu tentu kabar gembira. Harapannya secara bertahap proses pemulangan terus berlangsung, sehingga semua WNI khususnya Warga Jawa Barat bisa selamat.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menyiapkan layanan hotline untuk merespons ketegangan yang tengah terjadi di kawasan Timur Tengah.
Sebagai langkah antisipasi, Pemprov Jabar membuka kanal pengaduan atau hotline di nomor 0821-2603-0038. Layanan ini dapat dimanfaatkan warga untuk berkoordinasi dan melaporkan perkembangan situasi terkini. (son)
