JABAR EKSPRES – Polres Sumedang resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Ikopin University untuk memperluas budidaya Ubi Cilembu sebagai komoditas lokal unggulan.
Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan peresmian penanaman perdana di lahan kampus Ikopin University, Jatinangor, Kamis (12/3/2026).
Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan terobosan untuk memberdayakan mahasiswa sekaligus memperkuat ketahanan pangan melalui sektor pertanian.
Baca Juga:Sindikat Penipuan Online Internasional di Sentul Terbongkar, 13 WNA Jepang Diringkus Imigrasi BogorMasa Reses, Rajiv Salurkan 30.000 Paket Sembako dan Gelar Pangan Murah di Bandung Raya
Program ini dirancang untuk memastikan Ubi Cilembu tetap menjadi ikon ekonomi Kabupaten Sumedang yang kompetitif.
“Hari ini kami meresmikan kerja sama dengan Bapak Rektor Ikopin terkait penanaman Ubi Cilembu. Harapannya, program ini mampu memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan mahasiswa, terutama bagi mereka yang serius terjun ke dunia agribisnis,” ujar Sandityo saat ditemui di lokasi kegiatan.
Skema Empat Klaster Pengembangan
Sandityo memaparkan bahwa proyek ini tidak hanya melibatkan kalangan akademisi. Polres Sumedang telah menyiapkan peta jalan pengembangan yang terbagi ke dalam empat klaster utama, yaitu:
Klaster Mahasiswa (Bekerja sama dengan Ikopin University). Klaster Kelompok Masyarakat. Klaster Preman Binaaan (Program rehabilitasi sosial). Klaster Kepolisian.
Setiap klaster akan mengelola lahan garapan seluas dua hektare. Dengan demikian, total luas lahan yang disiapkan untuk tahap awal ini mencapai delapan hektare.
“Ini adalah kali pertama kami bersinergi secara formal dengan institusi pendidikan untuk pengembangan komoditas lokal,” tambahnya.
Integrasi Hulu ke Hilir
Di sisi lain, Rektor Ikopin University, Prof. Dr. Agus Pakpahan, menyambut baik inisiatif tersebut. Pihak kampus telah mengalokasikan lahan seluas dua hektare yang siap diolah.
Baca Juga:Cara Menghasilkan Uang dari FB Pro, Berikut Panduan Lengkap Cuan Modal HP!Seleksi Direktur PDAM Bandung 2026, Kursi Panas atau Ladang "Bancakan" Elite Politik?
Tak hanya sekadar menanam, Ikopin akan menerjunkan mahasiswa dari dua program studi (prodi) spesifik, yakni Agribisnis dan Teknologi Industri Pangan.
“Dukungan kami bersifat menyeluruh. Mahasiswa akan dilibatkan dalam pengembangan dari hulu hingga hilir, mulai dari teknik budidaya yang efisien hingga inovasi pengolahan hasil panen agar memiliki nilai tambah,” jelas Prof. Agus.
Langkah ini diharapkan dapat memicu inovasi baru dalam penyajian Ubi Cilembu, yang selama ini telah menembus pasar internasional. Keterlibatan aktif mahasiswa dipandang sebagai kunci untuk membawa produk tradisional ini ke level industri yang lebih modern.
