JABAR EKSPRES – Kepolisian Resor (Polres) Bogor secara resmi melarang kegiatan konvoi kendaraan pada malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.
Kebijakan ini diambil sebagai langkah preventif untuk menjaga kondusivitas wilayah serta mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, mengimbau masyarakat agar merayakan kemenangan Idul Fitri dengan kegiatan yang lebih khidmat dan bermanfaat.
Baca Juga:Antisipasi Premanisme, Polres Sumedang Terjunkan 100 Personel Kawal Pencairan THR Buruh PT KahatexBaznas Jawa Barat Salurkan 500 Paket Kadedeuh untuk Ojol dan Pengamen
Ia menyarankan agar kumandang takbir dilaksanakan di masjid, mushola, atau lingkungan rumah masing-masing tanpa harus turun ke jalan secara berkerumun.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang lebih bermanfaat. Perayaan malam takbiran sebaiknya dilakukan di masjid atau rumah masing-masing demi kenyamanan bersama,” ujar Wikha saat memberikan keterangan di Mapolres Bogor, Kamis (12/3/2026).
Antisipasi Gesekan Antarmasyarakat
Wikha menegaskan bahwa berdasarkan evaluasi tahun-tahun sebelumnya, konvoi kendaraan sering kali menjadi pemicu terjadinya gesekan antar kelompok masyarakat.
Selain risiko kecelakaan lalu lintas, aktivitas tersebut dinilai lebih banyak membawa dampak negatif dibandingkan manfaat.
“Untuk konvoi dan sejenisnya, kami sudah sampaikan sejak awal agar dihindari. Kita bisa berkaca pada kejadian sebelumnya, di mana kegiatan tersebut kerap menimbulkan gesekan-gesekan antarmasyarakat yang merugikan banyak pihak,” jelasnya.
Pengerahan 5.000 Personel Gabungan
Guna memastikan kepatuhan masyarakat terhadap aturan ini, Polres Bogor bersama instansi terkait akan menggelar operasi pengamanan besar-besaran mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Sebanyak 5.000 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), dan instansi vertikal lainnya akan disebar ke seluruh titik rawan.
Baca Juga:1.418 Personel Gabungan Siaga Amankan Kota Bogor Melalui Operasi Ketupat LodayaPerkuat Ekonomi Lokal, Polres Sumedang dan Ikopin University Garap 8 Hektare Ubi Cilembu
Fokus pengamanan tidak hanya tertuju pada malam takbiran, tetapi juga mencakup kelancaran arus mudik dan pengamanan objek wisata selama libur Lebaran di kawasan Puncak dan sekitarnya.
Penyebaran 14 Pos Pengamanan
Sebagai pusat kendali dan pelayanan di lapangan, Polres Bogor telah memetakan 14 titik strategis yang akan dijadikan Pos Pengamanan (Pospam).
Pos-pos ini tersebar merata dari wilayah Bogor Barat hingga Bogor Timur guna memastikan respons cepat terhadap segala bentuk gangguan keamanan.
“Kami sudah menyiapkan 14 pos pengamanan di seluruh wilayah Kabupaten Bogor. Anggota kami akan berjaga 24 jam untuk memastikan warga dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan selamat,” pungkas Wikha.
