JABAR EKSPRES – Volume sampah di Kota Cimahi mengalami peningkatan cukup signifikan selama bulan Ramadan 2026. Fenomena ini disebut sebagai pola yang hampir selalu terjadi setiap tahun ketika masyarakat menjalani ibadah puasa.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi, Chanifah Listyarini mengatakan peningkatan tersebut sudah terlihat dari ritase pengangkutan sampah yang lebih cepat dari biasanya.
Secara normal, kapasitas pengangkutan sampah yang dialokasikan biasanya dapat bertahan hingga dua minggu. Namun selama Ramadan tahun ini, ritase tersebut sudah habis sebelum periode tersebut berakhir.
Baca Juga:BSI Berbagi: 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh IndonesiaTransaksi ZISWAF BSI Naik 14 Persen Selama Ramadan
“Sehingga ada hari-hari tertentu itu, yang paling gampang saja kita belum menghitung volume jumlahnya. Tapi sudah jelas itu volume sampah kita ada peningkatan,” ujar Chanifah saat ditemui Jabar Ekspres di ruang kerjanya, Selasa (10/3/2026).
Berdasarkan kajian akademis yang pernah dilakukan oleh Institut Teknologi Bandung (ITB), kenaikan volume sampah selama Ramadan biasanya berada di kisaran 10 hingga 20 persen. Namun, kondisi di Cimahi diperkirakan bisa melampaui angka tersebut.
“Karena dari penelitian BRIN tahun lalu, itu kira-kira nanti tidak hanya di puasa saja, sampai ke nanti lebaran, kurang lebih hampir 40 persen kenaikan dibanding hari biasa,” ungkapnya.
Chanifah menjelaskan, peningkatan volume sampah ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor perilaku masyarakat selama Ramadan. Salah satunya adalah meningkatnya aktivitas belanja, terutama menjelang waktu berbuka puasa.
“Karena, tipe masyarakat nya yang mungkin belanja, mendekati buka, kemudian juga mungkin mereka lapar mata dan lain sebagainya akhirnya food waste juga cukup tinggi,” katanya.
Hal itu tidak terlepas dari meningkatnya aktivitas penjualan makanan siap saji, takjil, hingga berbagai produk berbuka puasa yang umumnya menggunakan kemasan sekali pakai.
“Kemudian yang paling meningkat tajam adalah kemasan plastik. Itu yang menyebabkan volume sampah kita naik daripada biasa,” imbuhnya.
Baca Juga:Silaturahmi Akbar PKB, Kang Cucun Serahkan Kendaraan Ambulans untuk 31 KecamatanHj Renie Rahayu Fauzi Hadiri Reses Wakil Ketua DPR RI H Cucun A Syamsurijal Dari Fraksi PKB
Dengan kata lain, mayoritas sampah yang meningkat selama Ramadan berasal dari aktivitas masyarakat dan para pedagang takjil, khususnya sampah plastik dari kemasan makanan dan minuman.
Saat ditanya mengenai perbandingan peningkatan ritase sampah tahun ini dengan Ramadan pada tahun sebelumnya, Chanifah menegaskan bahwa tren kenaikan pada tahun 2026 juga cukup signifikan.
