“Ya bulan puasa meningkat, ya. Tahun ini meningkat, hampir 20 persen,” ujarnya.
Meski begitu, DLH Cimahi masih terus melakukan pemantauan dan penghitungan data secara lebih detail untuk memastikan angka peningkatan yang terjadi selama Ramadan tahun ini.
Chanifah menjelaskan, berdasarkan catatan tahun sebelumnya, kenaikan volume sampah bahkan bisa mencapai hampir 40 persen dibandingkan hari normal.
Baca Juga:BSI Berbagi: 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh IndonesiaTransaksi ZISWAF BSI Naik 14 Persen Selama Ramadan
“Nah, kalau sekarang saya masih prediksikan itu kurang lebih hampir sama, 40 persen dari produksi normal jumlahnya. 40 persen-lah, kalau 40 persen itu sudah cukup tinggi. Karena kami punya grafik, biasanya kami bisa hanya ngirimnya itu sekitar 100-an ya, sekarang sudah ke 130-140 ton per hari,” bebernya.
Ia menambahkan, peningkatan tersebut terlihat jelas dari jumlah tonase sampah yang harus diangkut setiap harinya. Jika pada hari normal volume sampah berkisar di angka sekitar 100 ton per hari, selama Ramadan jumlahnya bisa melonjak hingga 130 sampai 140 ton.
Lebih lanjut, Chanifah menegaskan bahwa lonjakan tersebut menunjukkan adanya peningkatan sekitar 40 persen dari kondisi normal.
DLH Cimahi juga masih terus memantau perkembangan volume sampah menjelang Hari Raya Idulfitri. Biasanya, menjelang lebaran aktivitas masyarakat semakin meningkat, sehingga berpotensi menambah jumlah produksi sampah.
Namun, pihaknya masih akan menghitung secara kumulatif hingga mendekati Lebaran untuk melihat tren peningkatannya secara lebih akurat.
“Tapi ini trennya memang di puasa ini meningkat dan ini pasti akan seperti itu terus sampai ke lebaran begitu angkanya,” ujarnya.
Chanifah menambahkan, Pemerintah Kota Cimahi juga menyiapkan langkah antisipasi untuk mengendalikan lonjakan sampah selama Ramadan. Upaya tersebut akan diawali melalui rapat koordinasi lintas wilayah yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Cimahi.
Baca Juga:Silaturahmi Akbar PKB, Kang Cucun Serahkan Kendaraan Ambulans untuk 31 KecamatanHj Renie Rahayu Fauzi Hadiri Reses Wakil Ketua DPR RI H Cucun A Syamsurijal Dari Fraksi PKB
Hasil rapat koordinasi di tingkat kota nantinya akan ditindaklanjuti hingga ke tingkat kecamatan. Proses koordinasi ini akan difasilitasi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) agar langkah penanganan dapat berjalan lebih efektif di lapangan.
“Optimalisasi satgas sampah kelurahan, pewadahan terpisah antara organik dan anorganik di pedagang pasar kaget dan warga. Optimalisasi peran linmas untuk menjaga lingkungan dari pembuangan sampah liar,” tandasnya. (Mong)
