“Dari sisi tata kelola dan penguatan proses, Diskominfo Cimahi secara berkala juga melakukan assessment tingkat kematangan keamanan informasi melalui INDEKS KAMI,” tuturnya.
Tidak hanya itu, Diskominfo Cimahi juga menjalankan inspeksi serta monitoring ancaman siber melalui sistem PAMOR sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi risiko keamanan informasi.
Program tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa setiap potensi ancaman dapat diidentifikasi sejak awal sebelum berkembang menjadi gangguan serius terhadap sistem digital pemerintah.
Baca Juga:Berantas Judol, Pemkot Cimahi Pertimbangkan Larang Anak Sekolah Bawa Ponsel5 Selebgram Diringkus Polisi di Cimahi, Terbukti Promosikan Judol Lewat Instagram
“Selain itu, Diskominfo juga aktif meningkatkan literasi dan kesadaran keamanan informasi melalui program JUMATKAMI, yang berfokus pada edukasi masyarakat mengenai keamanan digital, etika bermedia, serta kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan siber,” kata Cepi menerangkan.
Dalam menjaga ekosistem informasi yang sehat, Diskominfo Cimahi juga melakukan koordinasi lintas bidang.
Cepi menuturkan, salah satunya melalui Bidang IKPS (Informasi, Komunikasi, Publikasi, dan Statistik) yang memiliki peran penting dalam memastikan penyebaran informasi kepada masyarakat berjalan secara akurat, edukatif, dan konstruktif.
“Upaya tersebut juga diperkuat dengan keberadaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang berperan sebagai agen informasi di tingkat masyarakat,” imbuhnya.
Melalui KIM, kata Cepi, informasi positif dapat disebarkan secara lebih luas sekaligus membantu menangkal penyebaran hoaks serta meningkatkan literasi digital hingga ke tingkat masyarakat akar rumput.
“Sejalan dengan perkembangan regulasi nasional, Peraturan Komdigi Tahun 2026 juga telah terbit dan menjadi salah satu acuan dalam penguatan tata kelola keamanan digital,” tuturnya.
Sebagai langkah persiapan menghadapi berbagai regulasi baru di bidang digital, Diskominfo Cimahi juga mulai melakukan berbagai upaya peningkatan kesadaran keamanan informasi melalui kampanye security awareness.
Baca Juga:Soal PP Tunas Komdigi Batasi Akses Digital Anak, Begini Respons Diskominfo CimahiForum Diskominfo 2026, Pemkot Cimahi Dorong Smart City Lewat Penguatan Distribusi Informasi Publik
Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti penyebaran flyer edukasi keamanan siber hingga penyelenggaraan webinar literasi digital bagi masyarakat dan perangkat daerah.
Dari sisi pengamanan sistem, berbagai website layanan pemerintah di Kota Cimahi juga telah diperkuat dengan penerapan Web Application Firewall (WAF) yang berfungsi melindungi aplikasi dari potensi serangan berbasis web.
Selain itu, Cepi mengatakan Diskominfo juga menggunakan Security Information and Event Management (SIEM) untuk melakukan monitoring log dan aktivitas sistem pada server secara terpusat.
