JABAR EKSPRES – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Cimahi berencana melakukan kerja sama dengan Dinas Pendidikan setempat dalam rangka meminimalisir penggunaan ponsel oleh siswa di sekolah.
Kepala Diskominfo Kota Cimahi Henda Gunawan mengatakan, itu dilakukan buntut judi online (judol) menyasar kalangan pelajar.
“Nanti kita coba kerja sama dengan Dinas Pendidikan agar anak-anak yang ke sekolah tidak membawa ponsel. Kalau pun membawa, kita akan meminta orang tuanya agar rutin memeriksa ponsel anaknya,” kata Hendra saat ditemui di Mapolres Cimahi, Senin (11/11).
Baca Juga:5 Selebgram Diringkus Polisi di Cimahi, Terbukti Promosikan Judol Lewat InstagramTargetkan Zero Stunting, Pemkot Bandung Sorot Pembaharuan Data
Diketahui, Pemerintah Kota Cimahi melalui Diskominfo memang terus mengintensifkan upaya pemberantasan judol, sejalan dengan program 100 hari kerja Presiden Prabowo Subianto.
Langkah ini termasuk sosialisasi masif kepada masyarakat dan pemblokiran situs-situs judi yang kian marak, meski tantangan terus berkembang dengan kemunculan berbagai platform baru.
Hendra menyampaikan, Diskominfo Cimahi juga akan memanfaatkan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan pers dalam menyebarluaskan informasi terkait upaya pemberantasan judi online hingga ke tingkat masyarakat.
“Kami bekerja sama dengan kelurahan dan kecamatan agar informasi ini sampai secara masif,” jelas Hendra.
Terkait potensi razia ponsel di sekolah, Hendra menyebut hal itu masih dalam tahap pertimbangan.
“Kita lihat dulu, sekarang kebanyakan siswa memang sudah tidak membawa ponsel ke sekolah, tapi jika ada yang membawa, nanti kita lihat situasinya,” tuturnya.
Pemblokiran situs-situs judi juga menjadi fokus utama Diskominfo. Hendra menyatakan pihaknya secara rutin melakukan pemblokiran terhadap aplikasi-aplikasi yang mencurigakan.
Baca Juga:Selebgram Asal Kabupaten Bandung Diamankan Gegara Promosikan Judol, Masalah Ekonomi Jadi AlasanKPU Siapkan 7 Panelis Jelang Debat Perdana Pilkada Jabar
“Setiap hari kita lakukan take down. Malah ada alat khusus yang membuat mereka (situs judi online) tidak bisa masuk lagi. Meskipun mereka pintar, kita tetap berusaha maksimal,” ujarnya.
Data terakhir menunjukkan ada ribuan situs judi yang telah diblokir oleh Diskominfo Kita Cimahi.
